TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Australia Tersingkir Dramatis, Mesir Menangi Adu Penalti dan Akhiri Harapan Asia di Piala Dunia 2026

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 04 Juli 2026 | 05:33 WIB
Mesir menang 4-2 lewat adu pinalti dan melaju ke 16 besar. Foto : Ist
Mesir menang 4-2 lewat adu pinalti dan melaju ke 16 besar. Foto : Ist

AS  – Perjalanan Australia di Piala Dunia 2026 harus berakhir secara dramatis setelah dikalahkan Mesir melalui adu penalti pada babak 32 besar. Bertanding di AT&T Stadium, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit sebelum Mesir memastikan kemenangan 4-2 lewat babak adu penalti.


Kemenangan tersebut mengantarkan Mesir melangkah ke babak 16 besar. Tim besutan Hossam Hassan kini menunggu pemenang laga antara Argentina dan Tanjung Verde.


Hasil ini sekaligus mengakhiri kiprah seluruh wakil Asia di Piala Dunia 2026. Australia menjadi tim terakhir dari zona Asia yang tersingkir sehingga tidak ada satu pun wakil benua tersebut yang berhasil menembus babak 16 besar.


Australia tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Peluang emas langsung tercipta ketika tendangan Cristian Volpato membentur tiang gawang pada menit-menit pertama pertandingan.


Meski berada di bawah tekanan, Mesir justru mampu membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-13. Emam Ashour menyambut umpan silang Karim Hafez dengan sundulan tajam yang gagal diantisipasi kiper Patrick Beach.


Australia terus menekan demi mencari gol penyeimbang. Aziz Behich dan Nestory Irankunda bergantian mengancam gawang Mesir, tetapi penampilan gemilang Mostafa Shobier membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.


Memasuki babak kedua, Mesir sempat memperoleh peluang emas melalui Omar Marmoush. Namun, penyelesaian akhir pemain Manchester City itu masih melebar dari sasaran.


Australia akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-55. Tendangan bebas Aiden O'Neill gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Mohamed Hany yang justru membelokkan bola ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri itu mengubah skor menjadi 1-1.


Sisa waktu normal berlangsung sengit dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Menjelang laga usai, Ramy Rabia hampir membawa Mesir kembali unggul, tetapi penyelamatan gemilang Patrick Beach memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.


Pada extra time, Mesir tampil lebih dominan. Mohamed Salah dan Marwan Attia sama-sama memperoleh peluang emas, namun belum mampu menaklukkan Beach. Hingga 120 menit berakhir, skor tetap imbang sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.


Australia mengambil keputusan mengejutkan dengan memasukkan Matt Ryan menggantikan Patrick Beach sesaat sebelum adu penalti dimulai. Sementara itu, Mesir memasukkan Mahmoud Saber sebagai eksekutor tambahan.


Strategi Australia tidak berjalan sesuai harapan. Ryan gagal menggagalkan satu pun tendangan lawan, sementara empat penendang Mesir—Mahmoud Saber, Ramy Rabia, Mohamed Salah, dan Hossam Abdelmaguid—seluruhnya sukses menjalankan tugas.


Di kubu Australia, Jackson Irvine dan Awer Mabil berhasil mencetak gol. Namun, Harry Souttar melepaskan tendangan yang melambung, sedangkan Lucas Herrington membentur mistar. Mesir pun memastikan kemenangan 4-2 pada adu penalti sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit