TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tiga Gudang di Taman Tekno BSD Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 08 Juli 2026 | 17:07 WIB
Kebakaran kawasan pergudangan di Taman Tekno BSD, Blok E1 Nomor 40, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Rabu (8/7) siang. (Ist)
Kebakaran kawasan pergudangan di Taman Tekno BSD, Blok E1 Nomor 40, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Rabu (8/7) siang. (Ist)

SETU – Kebakaran hebat melanda kawasan pergudangan di Taman Tekno BSD, Blok E1 Nomor 40, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Rabu (8/7) siang. Si jago merah melahap tiga gudang yang berisi powerbank, mainan, dan alat tulis kantor (ATK). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

 

Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Omay Komarudin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.00 WIB. Tak berselang lama, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

 

"Untuk kebakaran hari ini kita menerima laporan jam 12.00. Jam 12.00 lewat 10 personel nyampe di TKP. Uh gudang yang terbakar ada tiga gudang. Eh awal mula dari gudang powerbank. Nah, merembet ke tiga gudang. Untuk kerugian miliaran rupiah, untuk korban alhamdulillah nihil," ujar Omay saat dikonfirmasi, Rabu (8/7).

 

Menurutnya, kobaran api pertama kali diduga muncul dari gudang penyimpanan powerbank sebelum akhirnya menjalar ke dua bangunan lain yang digunakan untuk menyimpan mainan dan alat tulis kantor.

 

"Awalnya gudang powerbank, gudang mainan, dan ATK," katanya.

 

Untuk menjinakkan kobaran api, Damkar Tangsel mengerahkan sedikitnya 16 armada yang melibatkan personel dari berbagai unsur. Langkah itu dilakukan agar api tidak semakin meluas ke bangunan di sekitarnya.

 

"Untuk armada yang diterjunkan ada 16 unit, terdiri dari 12 dari Damkar, 1 unit Damkar Tangsel, 1 unit dari BSD, 1 unit lagi bantuan dari Koramil, dan tangki ada 3 unit dari BSD," jelasnya.

 

 

Proses pemadaman sempat terkendala karena titik sumber air berada cukup jauh dari lokasi kebakaran. Meski demikian, kebutuhan air tetap terpenuhi berkat dukungan mobil tangki dan armada yang telah disiagakan.

 

"Untuk kesulitan pemadaman alhamdulillah, paling sumber air yang diambil agak jauh juga. Jadi kita perlu survei, tapi alhamdulillah untuk tangki sudah sudah ada suplai dari tangki dari dibantu dari BSD dan Damkar kita sendiri," ungkapnya.

 

Terkait penyebab kebakaran, Omay menuturkan penyelidikan masih berlangsung. Dugaan sementara mengarah pada gudang penyimpanan powerbank sebagai titik awal munculnya api, namun kepastian penyebabnya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

 

"Dugaan sementara belum ketahuan, tapi ada kemungkinan karena dari powerbank, mungkin itu dari dari dari bahan powerbank itu yang mengakibatkan, mungkin ada dari suhu panas yang mengakibatkan percikan api," katanya.

 

Ia juga memastikan gudang yang diduga menjadi sumber awal kebakaran dalam kondisi terisi stok barang, bukan bangunan kosong.

 

"Untuk gudang ada isinya. Gudang powerbank," pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit