WUB Perempuan Kepala Keluarga Terima Bantuan Peralatan Usaha
TANGERANG - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan usaha bagi Wirausaha Baru (WUB) Perempuan Kepala Keluarga. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan PIK 2 tersebut digelar di Kantor Kecamatan Kronjo, Kamis (9/7).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasinya dan terima kasihnya kepada Disnaker dan PIK 2 dengan program Corporate Social Responsibility (CRS) nya yang tidak hanya memberikan pelatihan usaha, namun juga memberikan peralatan usaha setelah training selesai, khususnya kepada ibu-ibu wirausaha baru di Kecamatan Kronjo.
“Atas nama pemerintah daerah (pemda), kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Disnaker Kabupaten Tangerang dan PIK 2 yang telah menyelenggarakan pendidikan dan sokongan peralatan usaha untuk semua penerima manfaat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, ada delapan set gerobak mie ayam yang diberikan kepada ibu-ibu kepala keluarga yang telah selesai mengikuti pembinaan untuk memulai usaha kulinernya.
“Hari ini (kemarin,red), jumlah penerimanya ada 16 orang dengan bantuan peralatan usaha sebanyak delapan set. Jadi ada gerobak, ada gas, ada mangkok dan lainnya. Setiap dua orang penerima manfaat akan berbagi satu set peralatan usaha,” ungkapnya.
Wabup Intan pun menekankan kepada para penerima manfaat bahwa keadaan ekonomi sekarang banyak pengusaha dan pelaku usaha yang gulung tikar. Untuk itu, mendorong seluruh penerima manfaat terus berkreasi, berinovasi dan tidak mudah patah semangat agar mampu bertahan dalam mengembangkan usahanya untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Jadi ibu-ibu harus pintar berkreasi dan berinovasi dan tekun supaya tidak cepat bosan dan mampu bertahan usahanya. Kan boleh selain mie ayam, gerobaknya bisa jual es, mungkin bakso atau jual pangsit. Bisa digabung nih mie ayam dan apa,” ucapnya.
Dia juga berpesan kepada seluruh penerima manfaat supaya sokongan yang telah diserahkan bisa dirawat dan dijaga. Lalu meminta pihak pemerintah desa bisa ikut membantu memonitor dan memfasilitasi lokasi-lokasi berjualan bagi para penerima manfaat agar tidak timbul persaingan tidak sehat di antara para pelaku usaha.
“Karena penempatannya satu desa, di Desa Pasilian. Pak kadesnya harus atur. Jangan berdekatan jualannya, misalnya dekat sekolah dan perumahan atau tempat lainnya, disebar supaya ibu-ibu bisa jualan dengan nyaman untuk membiayai anak-anaknya,” tegasnya.
Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana melaporkan, Disnaker bekerja sama dengan program CRS PIK 2 sudah melatih beberapa Perempuan Kepala Keluarga dan memberdayakan usahanya.
“Bantuan fisik wirausaha baru untuk Perempuan Kepala Keluarga tersebut dilakukan dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan dalam membantu menambah perluasan lapangan kerja,” terangnya.
Pihaknya pun terus membuka kerja sama dengan dengan berbagai pihak untuk menyelenggarakan pelatihan informal yang diharapkan para pesertanya bisa langsung bekerja atau membuka usaha baru sesuai keahlian yang dimiliki.
“Kemarin kita sudah memberikan pelatihan service AC dan Pak Rio dari PIK 2 sudah menyalurkan peralatan. Insya Allah, mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut di wilayah lainnya,” imbuhnya.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 16 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu






