TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong, PAM Jaya Tegur PT Moya dan Minta Bertanggung Jawab

Evaluasi proyek dan penerapan K3 menyeluruh dilakukan usai insiden di proyek jaringan distribusi air bersih dekat TMII.

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 13 Juli 2026 | 08:53 WIB
Tkp pekerja meninggal saat mengerjakan proyek jaringan distribusi air bersih di depan TMII. Foto : Ist
Tkp pekerja meninggal saat mengerjakan proyek jaringan distribusi air bersih di depan TMII. Foto : Ist

JAKARTA - PT Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya akan melayangkan Surat Peringatan (SP) kepada PT Moya Indonesia sekaligus meminta perusahaan tersebut bertanggung jawab penuh atas insiden yang menewaskan tiga pekerja subkontraktor saat mengerjakan proyek jaringan distribusi air bersih di saluran gorong-gorong.


Peristiwa nahas itu terjadi di depan Pintu III Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jalan Pintu 3 Keong Mas, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (9/7/2026).


Komisaris Utama PT PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa perusahaan harus memberikan perhatian penuh terhadap penanganan insiden tersebut.
"Kami sangat berduka dan berempati atas korban meninggal dunia yang terjadi saat pengerjaan konstruksi," ujar Prasetyo, Sabtu (11/7/2026).


Berdasarkan informasi awal, para pekerja diduga mengalami kekurangan oksigen atau terpapar gas berbahaya saat berada di dalam ruang tertutup saluran gorong-gorong.


"Kami telah meminta PT Moya bertanggung jawab penuh dan menyelesaikan persoalan ini dengan baik sesuai aspek kemanusiaan dan ketentuan hukum yang berlaku," tegas mantan Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut.


Selain menunggu hasil investigasi, PAM Jaya juga akan mengevaluasi pelaksanaan proyek sesuai perjanjian kerja sama dengan PT Moya Indonesia.
"PAM Jaya akan memberikan Surat Peringatan kepada PT Moya Indonesia agar kejadian serupa tidak terulang kembali," katanya.


Sementara itu, PT Moya Indonesia menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menyusul insiden tersebut.


Perusahaan menegaskan keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek. Karena itu, standar K3 akan diperkuat agar seluruh pekerjaan konstruksi berjalan sesuai prosedur dan mampu meminimalkan risiko kecelakaan kerja.


"Keselamatan kerja merupakan prioritas dalam setiap pelaksanaan proyek. Moya akan terus memperkuat penerapan standar keselamatan kerja serta memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku," demikian pernyataan resmi PT Moya Indonesia, Jumat (10/7/2026).


Secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa satu dari tiga korban merupakan warga negara asing (WNA), sedangkan dua korban lainnya adalah warga negara Indonesia (WNI).


Pramono menjelaskan, insiden tersebut tidak terjadi dalam operasional langsung PAM Jaya, melainkan saat pekerjaan dilakukan oleh perusahaan subkontraktor.


"Ketika terjadi, subkontraktor sedang bekerja. Betul, memang ada tiga orang korban," ujar Pramono di Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).


Sebelumnya, petugas Pemadam Kebakaran menerima laporan permintaan evakuasi pada pukul 09.49 WIB. Sebanyak 12 personel diterjunkan ke lokasi dan mulai melakukan proses evakuasi sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan sejumlah peralatan penyelamatan.


Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada minimnya kadar oksigen atau adanya paparan gas berbahaya di dalam saluran gorong-gorong yang merupakan ruang terbatas (confined space).

Komentar:
Berita Terkini
Target Program Bang Andra Berkurang
Pos Banten
52 detik yang lalu
Warga Diminta Setop "Nabun"
Pos Tangerang
18 menit yang lalu
Plt Sekda Lebak Klaim Gaji PPPK Aman Hingga 2027
Pos Banten
23 menit yang lalu
Psikotropika Diselundupkan Lewat Kopi Sachet
Pos Tangerang
29 menit yang lalu
Sachrudin: Bersama Jaga Lingkungan
Pos Tangerang
1 jam yang lalu
Warga Diminta Setop "Nabun"
Pos Tangerang
1 jam yang lalu
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit