BPR ABS, Bank Milik Keluarga Irna Narulita Mulai Berkantor Pusat di Wilayah Kota Pandeglang
Diharapkan Menjadi Mitra Strategis Pelaku UMKM
PANDEGLANG – Bank BPR Amal Bhakti Sejahtera (BPR ABS) yang selama ini berkantor di Jalan Jenderal Sudirman No. 80, Kecamatan Labuan, mulai Sabtu (18/7/2026) pindah ke Jalan Raya Serang-Pandeglang KM 3, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang. Perpindahan kantor dilakukan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Bank ABS dan peresmian kantor pusat di Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karangtanjung.
Komisaris Utama sekaligus pemegang saham Bank ABS, Irna Narulita mengatakan, Bank ABS dapat menjadi kekuatan besar apabila mampu membangun kemitraan dengan bank umum dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). “Kami berharap Bank ABS sebagai lembaga keuangan di Pandeglang bisa menjadi lembaga perbankan yang sehat, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik,” ungkap mantan Bupati Pandeglang ini.
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani yang hadir dalam acara tersebut, mengatakan kehadiran Bank ABS diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi masyarakat dan para pelaku UMKM. Menurutnya, sektor UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, dukungan lembaga keuangan sangat dibutuhkan untuk membantu pengembangan usaha, termasuk dalam akses permodalan. “Bank ABS bisa menjadi mitra bagi para pelaku UMKM, sehingga dapat membantu meningkatkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Dewi.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten, Adi Dharma menyambut, baik kehadiran kantor pusat Bank ABS di Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, Pandeglang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan bisnis yang cukup baik. Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi lembaga perbankan untuk berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Di Pandeglang skala bisnis dan pertumbuhannya sangat baik, sehingga peluangnya besar dan bisa dimanfaatkan dengan baik. Bank umum dapat fokus pada korporasi, sementara Bank ABS dapat lebih fokus pada sektor UMKM, sehingga masing-masing dapat memberikan manfaat dan keuntungan,” katanya.
Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah yang turut hadir dalam peresmian kantor pusat Bank ABS berharap seluruh perbankan di Pandeglang dapat membangun kolaborasi dan tidak hanya mengedepankan persaingan. “Saya minta agar dapat bekerja sama. Kalau bersaing seperti balap mobil. Lebih baik bekerja sama dan saling menguntungkan,” ujarnya.
Di tengah perkembangan teknologi digital, suami dari Irna Narulita ini juga mendorong Bank ABS untuk terus mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, transaksi keuangan saat ini semakin mudah karena dapat dilakukan melalui telepon seluler. “Transaksi keuangan saat ini tidak perlu ribet dan tidak harus datang langsung ke bank. Segala sesuatu cukup menggunakan handphone. Pembayaran digital sudah mulai dikenal masyarakat karena lebih praktis dan aman,” pungkasnya.
Saham Bank ABS Dimiliki Keluarga Irna Narulita
Dikutip dari laman www.bprabs.com, diketahui bank yang berdiri pada 27 Agustus 1995 ini mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor C2-572 HT.01.01.Th.96 tanggal 15 Januari 1996 yang telah beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta Nomor 76 Tanggal 28 Juli 2025 yang dibuat di hadapan Notaris Syahrudin.
Bank ABS yang memiliki modal disetor sebesar Rp 8.050.000.000 ini sahanya dimiliki oleh Irna Narulita sebesar 33,23 persen dan ketiga anaknya, yakni Rizki Aulia Rahman sebesar 24,12 persen, Rizka Amalia Ramadhani sebesar 21,32 persen, dan Risya Azzahra Rahimah sebesar 21,32 persen.(*)
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu




