Tabungan Masyarakat Terus Tumbuh, LPS Bantah Fenomena 'Makan Tabungan'
JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan fenomena masyarakat terpaksa "makan tabungan" tidak terjadi secara luas. Hingga Mei 2026, simpanan masyarakat di perbankan tercatat terus meningkat di seluruh kelompok nominal, mulai di bawah Rp100 juta hingga di atas Rp5 miliar.
Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan, pertumbuhan tabungan menunjukkan kondisi keuangan masyarakat masih terjaga dan menjadi sinyal membaiknya aktivitas ekonomi.
Data LPS mencatat simpanan di bawah Rp100 juta tumbuh 4,95 persen (yoy), sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan naik 13,47 persen. Simpanan di atas Rp5 miliar juga masih tumbuh 21,45 persen.
Meski demikian, Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengingatkan bahwa kenaikan simpanan belum sepenuhnya mencerminkan membaiknya kesejahteraan seluruh masyarakat. Menurutnya, sebagian rumah tangga, pelaku UMKM, dan sektor informal masih menghadapi tekanan akibat tingginya biaya hidup dan beban cicilan.
Karena itu, pemerintah didorong terus menjaga daya beli melalui pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja produktif, serta perluasan akses pembiayaan bagi UMKM agar pertumbuhan ekonomi semakin merata.
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 22 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



