TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Cegah Sekolah Ambruk, DPRD Minta Audit Bangunan Berusia di Atas 10 Tahun

Pendataan ulang sekolah rusak dan audit konstruksi dinilai penting untuk memastikan keamanan siswa serta mencegah kejadian serupa terulang

Reporter: Farhan
Editor: AY
Jumat, 31 Juli 2026 | 08:55 WIB
Bangunan Sekolah SD Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan. Foto : Ist
Bangunan Sekolah SD Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan. Foto : Ist

JAKARTA - Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI melakukan pendataan ulang seluruh bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Langkah tersebut diperlukan agar program rehabilitasi sekolah dapat disusun secara menyeluruh dan tepat sasaran.


Permintaan itu menyusul insiden ambruknya atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan. Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta M. Subki menegaskan, seluruh sekolah yang telah berusia lebih dari 10 tahun juga perlu diaudit untuk memastikan kondisi konstruksinya masih layak dan aman digunakan.


"Jangan sampai ada bangunan sekolah yang luput dari pendataan sehingga kejadian ambruk kembali terulang," tegas Subki.


Menindaklanjuti hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemprov akan membentuk tim investigasi dan tim inventarisasi guna mengevaluasi kondisi seluruh bangunan sekolah. Proses tersebut akan melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata), serta Dinas Bina Marga yang memiliki keahlian dalam pemeriksaan konstruksi bangunan.

 

Foto : Ist


Pramono mengakui keterbatasan anggaran membuat rencana pembangunan 22 sekolah pada 2026 dipangkas menjadi tujuh sekolah. Namun, empat sekolah dengan kondisi paling memprihatinkan diprioritaskan untuk segera dibangun karena menyangkut keselamatan warga sekolah, dengan alokasi anggaran sekitar Rp249 miliar.


Salah satu yang menjadi prioritas adalah SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang atapnya ambruk pada November 2024. Sekolah tersebut dijadwalkan mulai dibangun kembali pada September 2026. Pemerintah juga akan menunggu hasil investigasi untuk menentukan apakah masih ada sekolah lain yang membutuhkan penanganan darurat.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit