TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Jokowi Dinobatkan Sebagai Raja Timor, Terima Penghormatan Tertinggi dari Raja-Raja Adat

Reporter: Farhan
Editor: AY
Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:52 WIB
Jokowi menerima gelar kehormatan adat sebagai Raja Timor dalam karnaval budaya yang digelar di Kelurahan Lai Lai Besi Kopan, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Foto : Ist
Jokowi menerima gelar kehormatan adat sebagai Raja Timor dalam karnaval budaya yang digelar di Kelurahan Lai Lai Besi Kopan, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Foto : Ist

KUPANG – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar kehormatan adat sebagai Raja Timor dalam karnaval budaya yang digelar di Kelurahan Lai Lai Besi Kopan, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/8/2026).


Prosesi penobatan dipimpin para raja adat se-Pulau Timor sebagai simbol penghormatan tertinggi kepada Jokowi. Ribuan warga turut memadati lokasi untuk menyaksikan prosesi yang berlangsung khidmat dan semarak dengan penampilan Tari Caci serta Tari Bonet khas NTT.


Penganugerahan tersebut menambah daftar gelar kehormatan adat yang diterima Jokowi setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden. Sebelumnya, ia juga menerima gelar adat Baginda Pemuka Bangsa dari lima kerajaan adat Lampung dalam prosesi di Kedatun Keagungan Lampung.


Selama berada di Kupang, Jokowi juga mengikuti sejumlah agenda. Pagi harinya, ia berbaur dengan masyarakat saat mengikuti kegiatan car free day di Jalan El Tari. Setelah itu, Jokowi menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang yang dihadiri ribuan kader serta jajaran pengurus pusat PSI, di antaranya Grace Natalie, Raja Juli Antoni, Isyana Bagoes Oka, Ronald Sinaga, dan Ketua DPW PSI NTT Christian Widodo.


Dalam arahannya, Jokowi meminta kader PSI mengedepankan penyelesaian masalah secara berjenjang dan tidak selalu bergantung kepadanya.


"Kalau bisa, selesaikan sendiri. Kalau belum bisa, sampaikan ke Ketua DPD, lalu Ketua DPW, kemudian DPP. Kalau masih belum bisa juga, ke Solo tidak apa-apa. Tapi jangan sedikit-sedikit ke Solo," ujar Jokowi.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit