Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Bubista Tinggalkan Timnas Tanjung Verde
TANJUNG VERDE - Pelatih Bubista resmi mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Tanjung Verde setelah enam tahun membesut Blue Sharks. Pelatih berusia 56 tahun itu memilih melanjutkan karier di klub papan atas Maroko, RS Berkane, usai menorehkan sejarah bersama tim nasional.
Kepergian Bubista menandai berakhirnya salah satu era terbaik dalam sejarah sepak bola Tanjung Verde. Di bawah kepemimpinannya, tim berhasil menembus perempat final Piala Afrika 2023 dan mencatat pencapaian terbesar dengan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
Pada Piala Dunia 2026, Tanjung Verde tampil impresif. Mereka mengawali turnamen dengan menahan imbang juara dunia Spanyol tanpa gol, hasil yang semakin bernilai setelah La Roja sukses mengangkat trofi juara.
Performa konsisten kembali ditunjukkan saat menahan Uruguay dan Arab Saudi. Tiga hasil imbang tersebut cukup mengantarkan Tanjung Verde melaju ke babak 32 besar.
Di fase gugur, pasukan Bubista nyaris menciptakan sensasi saat menghadapi Argentina. Mereka memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya takluk tipis 2-3 lewat babak perpanjangan waktu.
Federasi Sepak Bola Tanjung Verde mengonfirmasi perpisahan itu melalui pernyataan resmi. Federasi menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme Bubista selama enam tahun menangani tim nasional, sekaligus mendoakan kesuksesan sang pelatih dalam petualangan barunya bersama RS Berkane.
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu



