TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pemkot Tangsel Beri Award bagi Koperasi Berprestasi, Promoter Jaya Jadi yang Terbaik

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Jumat, 14 Agustus 2026 | 21:27 WIB
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

SERPONG – Pemkot Tangerang Selatan memberikan penghargaan kepada sejumlah koperasi berprestasi melalui Koperasi Award 2026. Koperasi Promoter Jaya Tangsel keluar sebagai juara pertama dalam ajang yang digelar di Gedung Galeri Koperasi dan UMKM Kota Tangsel, Jumat (14/8).

 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya mendorong koperasi di Tangsel agar terus meningkatkan tata kelola, kelembagaan dan pengembangan usahanya.

 

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, Koperasi Award tidak sekadar menjadi ajang untuk menentukan koperasi terbaik. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan pembinaan bagi koperasi yang mengikuti penilaian.

 

"Salah satu bukti bahwa Tangerang Selatan serius mengurusi koperasi. Termasuk koperasi kelurahan Merah Putih. Dan konon katanya tidak semua pemerintah daerah menyelenggarakan award seperti ini," ujar Benyamin.

 

Menurutnya, proses penilaian dilakukan oleh juri yang memiliki pengalaman di bidang perkoperasian. Karena itu, hasil penilaian diharapkan tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga memberikan masukan bagi koperasi untuk memperbaiki kekurangannya.

 

Ini dijadikan ajang seleksi sekaligus pembinaan. Jadi, bukan saja sekadar dinilai, tapi dievaluasi. Oh kamu kurangnya ini, ini, ini," katanya.

Benyamin menilai, sumber daya manusia menjadi modal penting dalam membangun koperasi. Sebagai badan usaha yang menghimpun anggota, koperasi membutuhkan kepercayaan serta kemampuan pengurus dan anggota dalam menjalankan kegiatan usaha.

 

"Koperasi itu kan sifatnya menghimpun anggota. Kalau perseroan itu menghimpun modal. Jadi modal utamanya adalah sumber daya manusia," tuturnya.

 

Selain membangun kepercayaan, koperasi juga dituntut mampu membaca peluang usaha. Menurut Benyamin, koperasi harus menghasilkan keuntungan sehingga manfaatnya dapat kembali dirasakan para anggota.

 

"Bisnis bagaimanapun koperasi tetap harus untung, harus menguntungkan. Makanya harus jeli untuk mencari peluang bisnis yang menguntungkan dan kemudian menjadi bagian kesejahteraan dari anggota," jelasnya.

 

Benyamin berharap perkembangan koperasi dapat ikut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Tangsel. Terlebih, aktivitas perekonomian di wilayah tersebut banyak didorong oleh investasi dari sektor di luar APBD.

 

"Saya berharap bahwa koperasi bisa ikut mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi di Tangerang Selatan," ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Bachtiar Priyambodo mengatakan, terdapat sekitar 600 koperasi yang berada dalam kewenangan daerah. Jika ditambah koperasi yang menjadi kewenangan provinsi dan nasional, jumlahnya mencapai lebih dari 1.000 koperasi.

 

Bachtiar menjelaskan, Koperasi Award telah dilaksanakan selama dua tahun. Selain memberikan penghargaan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan koperasi.

 

"Tujuannya adalah di samping kita pembinaan, kemudian melihat ketaatan koperasi dalam melaksanakan aturan. Terus kita juga melihat kelembagaannya, perkembangan usahanya seperti apa. Nah, di samping itu kita memberikan penghargaan sehingga memotivasi," katanya.

 

Proses penilaian diawali dengan sosialisasi kepada koperasi yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Setelah itu, peserta mengikuti pendaftaran, seleksi administrasi, validasi lapangan hingga masuk tahap grand final.

 

Dari seluruh peserta, panitia menetapkan lima besar. Kelima koperasi tersebut kemudian melakukan presentasi di hadapan dewan juri dengan memaparkan inovasi, perkembangan usaha, kondisi anggota serta kelembagaan koperasi.

 

Tahun ini, penghargaan dibagi menjadi dua kategori, yakni koperasi reguler dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Pemisahan kategori dilakukan karena KKMP merupakan koperasi yang relatif baru berdiri sehingga penilaiannya disesuaikan dengan karakteristik masing-masing.

 

"Kalau dulu hanya reguler saja karena Koperasi Merah Putih belum dibentuk. Sekarang ada dua kategori, Koperasi Merah Putih dan Koperasi Reguler. Tapi penilaiannya itu sama," ungkap Bachtiar.

 

Untuk kategori koperasi reguler, Koperasi Promoter Jaya Tangsel menjadi juara pertama. Posisi kedua diraih Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Mal Wat Tamwil At-Taqwa, sedangkan Koperasi Tri Matra Sejahtera menempati juara ketiga.

 

Sementara itu, Koperasi Jasa Mandiri Sukses Bersama meraih juara harapan satu dan Koperasi Pegawai Negeri Mega Dua menjadi juara harapan dua.

 

Selain itu, Pemkot Tangsel juga memberikan penghargaan kepada tujuh Koperasi Kelurahan Merah Putih terbaik, yakni KKMP Jurangmangu Timur, Parigi, Pondok Aren, Cempaka Putih, Rengas, Pondok Ranji, dan Pondok Jagung.

 

Para penerima penghargaan mendapatkan piagam serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kinerja yang telah dicapai. Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat memacu koperasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, kelembagaan dan pengembangan usaha.

 

Bachtiar menambahkan, penguatan koperasi juga dilakukan sejak tahap awal pembentukan. Dinas Koperasi dan UKM memberikan sosialisasi agar calon pengurus, pengawas dan anggota memahami tata kelola serta hak dan kewajibannya.

 

"Sehingga pada saat nanti sudah membentuk badan hukumnya mereka sudah bisa jalan dengan baik," pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit