Tindakan Kemoterapi Di RSUD Meningkat
SERANG – Pelayanan kemoterapi bagi pasien kanker di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten menunjukkan peningkatan setiap bulan sepanjang 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak RSUD Banten, jumlah tindakan kemoterapi yang dilakukan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Banten itu naik dari 10 tindakan pada Januari menjadi 58 tindakan pada Juli 2026.
Direktur Utama RSUD Banten, Danang Hamsah Nugroho mengatakan, peningkatan tersebut terlihat dari catatan pelayanan kemoterapi yang terus bertambah sejak awal tahun.
Ia menjelaskan, pada Januari 2026, tercatat sebanyak 10 tindakan kemoterapi. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 16 tindakan pada Februari dan 26 tindakan pada Maret.
Tren peningkatan berlanjut pada April dengan 34 tindakan, kemudian 41 tindakan pada Mei dan 47 tindakan pada Juni. Memasuki Juli, jumlah tindakan kemoterapi mencapai 58 tindakan. Dengan demikian, sepanjang Januari hingga Juli 2026 terdapat 232 tindakan kemoterapi yang dilakukan di RSUD Banten.
“Per bulan, 58 tindakan kemoterapi dilakukan di RSUD Banten. Saat ini pelayanan kanker di RSUD Banten telah dilakukan dengan kemoterapi,” kata Danang.
Ia menyampaikan, kemoterapi merupakan salah satu metode pengobatan kanker dengan menggunakan obat-obatan tertentu untuk menghambat atau menghancurkan sel kanker. Pelaksanaannya, kata dia, dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan medis pasien.
Peningkatan jumlah tindakan kemoterapi di RSUD Banten ini juga tidak secara langsung menunjukkan jumlah penderita kanker. Sebab, satu pasien dapat menjalani lebih dari satu kali tindakan kemoterapi sesuai dengan siklus pengobatan yang ditentukan dokter.
Selain kemoterapi, Danang menegaskan bahwa pasien kanker juga dapat membutuhkan tindakan radioterapi. Namun, layanan radioterapi saat ini belum dilakukan secara mandiri di RSUD Banten.
Danang juga mengatakan, pasien yang membutuhkan radioterapi akan mendapatkan pelayanan melalui mekanisme rujukan ke rumah sakit yang memiliki fasilitas tersebut. Salah satu rumah sakit yang menjadi tujuan rujukan, yakni Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Jika dibandingkan dengan Januari, jumlah tindakan kemoterapi pada Juli mengalami peningkatan 48 tindakan. Artinya, dalam kurun waktu tujuh bulan, jumlah tindakan bulanan tersebut meningkat hampir enam kali lipat.
RSUD Banten saat ini terus memberikan pelayanan kemoterapi bagi pasien kanker, sementara kebutuhan radioterapi dipenuhi melalui kerja sama rujukan dengan rumah sakit lain.
“Jika yang melakukan radioterapi, dilakukan kerja sama rujukan dengan RSCM dan RS lainnya,” tandas Danang.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banten, Ati Pramudji Hastuti menyampaikan kanker menjadi salah satu penyakit yang naik signifikan di Indonesia. Menurutnya, jika tidak diatasi, jumlah pengidap kanker akan terus meningkat.
Kini, RSUD Banten secara bertahap mulai bisa melayani pasien kanker. Ati berharap pemerintah berhasil menurunkan beban penyakit dan kematian akibat kanker.
"Pelaksanaan ini tentu merupakan bagian dari upaya mewujudkan target pemerintah pusat, yaitu minimal satu layanan rumah sakit utama di setiap provinsi untuk menangani kanker," katanya.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Galeri | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 16 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu









