TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Dapodik PAUD Tangsel Dimutakhirkan, 709 Operator Dapat Pembekalan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 19 Agustus 2026 | 05:47 WIB
SINKRONISASI. Kegiatan sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) PAUD 2026 yang melibatkan ratusan operator satuan pendidikan di Puspemkot Tangsel. Foto : Ist
SINKRONISASI. Kegiatan sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) PAUD 2026 yang melibatkan ratusan operator satuan pendidikan di Puspemkot Tangsel. Foto : Ist

CIPUTAT – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan terus membenahi tata kelola data pendidikan anak usia dini (PAUD). Salah satunya melalui sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) PAUD 2026 yang melibatkan ratusan operator satuan pendidikan.


Kegiatan yang digelar Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) tersebut berlangsung di Aula Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Selasa (18/8). Sebanyak 709 operator PAUD dari tujuh kecamatan mengikuti kegiatan yang bertujuan memastikan data pendidikan tetap akurat dan terbarui.


Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dindikbud Tangsel, Rizkia Fitria mengatakan, pemutakhiran Dapodik menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan layanan pendidikan. Data yang valid dibutuhkan pemerintah dalam menyusun kebijakan sekaligus menentukan berbagai program yang berkaitan dengan satuan pendidikan.


“Sinkronisasi ini penting untuk memastikan data yang ada di setiap satuan PAUD benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Karena data tersebut menjadi dasar dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai program pendidikan,” ujar Rizkia.


Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi operator untuk memperoleh informasi mengenai perubahan sistem dan kebijakan Dapodik pada 2026. Dengan adanya pembekalan, kendala teknis yang ditemukan operator di lapangan diharapkan dapat segera diselesaikan.


Sinkronisasi juga berkaitan dengan kebutuhan pemerintah dalam melakukan pemetaan kondisi satuan pendidikan, mulai dari peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan hingga sarana dan prasarana.


Rizkia menegaskan, pembenahan data tidak hanya berkaitan dengan administrasi. Data yang akurat juga diperlukan agar program pendidikan dapat diberikan secara tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masing-masing satuan PAUD.


Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Ciptian Y Prasetya. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai teknis serta kebijakan terbaru dalam pemutakhiran Dapodik.


Untuk mengefektifkan pelaksanaan, kegiatan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti 372 operator dari Kecamatan Pamulang, Ciputat, Ciputat Timur, dan Setu. Sedangkan sesi kedua diikuti 337 operator dari Kecamatan Pondok Aren, Serpong, dan Serpong Utara.


Selain mendapatkan pembekalan, para operator juga dapat melakukan konsultasi terkait berbagai persoalan yang dihadapi dalam proses pemutakhiran data di satuan pendidikan masing-masing.


Pemutakhiran secara berkala diharapkan dapat membantu Dindikbud Tangsel memperoleh gambaran pendidikan PAUD yang lebih akurat. Dengan begitu, perencanaan program dan peningkatan kualitas layanan dapat dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.


“Harapannya, data yang kita miliki semakin akurat dan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD di Tangerang Selatan,” pungkas Rizkia.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit