Hotspot Sumatera Menurun, Karhutla Kalimantan Terus Dijinakkan
JAKARTA – Titik panas atau hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera mulai menurun. Sebaliknya, karhutla di Kalimantan masih menjadi perhatian karena ribuan titik panas terus bermunculan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi salah satu wilayah dengan hotspot tinggi.
Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan per 27 Agustus 2026, titik panas di Kalteng mencapai 4.359 titik, dengan luas lahan terbakar lebih dari 7.634 hektare.
Di Kalimantan Selatan, hotspot juga bertambah 262 titik menjadi 1.079 titik. Sementara itu, kualitas udara di Palangka Raya masuk kategori berbahaya. Konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 494,9 μg/m³.
Di Sumatera, BMKG Pekanbaru mendeteksi 1.339 hotspot pada Jumat (28/8). Sumatera Selatan menjadi penyumbang terbanyak dengan 883 titik, disusul Riau 174 titik dan Jambi 113 titik.
Pemerintah terus memperkuat penanganan karhutla melalui operasi darat dan udara. Kementerian Kehutanan mengerahkan 1.000 personel Polisi Kehutanan untuk memperkuat patroli dan deteksi dini.
TNI juga membentuk satuan tugas khusus untuk pencegahan karhutla.
Selain itu, TNI AU mengerahkan tiga pesawat Casa NC-212 untuk mendukung operasi modifikasi cuaca di Kalimantan.
Penanganan karhutla turut melibatkan BNPB, BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Dari sisi penegakan hukum, Bareskrim Polri telah menetapkan 89 orang sebagai tersangka kasus karhutla di Sumatera dan Kalimantan. Polisi juga menangani 189 laporan terkait kasus tersebut.
Karhutla juga berdampak pada kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan mencatat 4.082 kasus ISPA hingga 27 Agustus 2026, sementara secara kumulatif sepanjang Juli-Agustus mencapai sekitar 13.500 kasus.
Kalau ingin, saya juga bisa buatkan
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 20 jam yang lalu
Nasional | 22 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu



