TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Konsumsi LPG 3 Kg Berpotensi Lampaui Kuota, ESDM Pastikan Pasokan Tetap Terjaga

Reporter & Editor : AY
Senin, 31 Agustus 2026 | 14:08 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA – Pemerintah memastikan ketersediaan LPG bersubsidi 3 kilogram (kg) tetap terjaga di tengah proyeksi konsumsi yang berpotensi melampaui alokasi yang ditetapkan dalam APBN 2026.


Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kg akan terus dipantau. Pemerintah juga menyiapkan evaluasi apabila realisasi konsumsi di lapangan menunjukkan kebutuhan yang lebih besar dari kuota yang telah ditetapkan.


Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan pemerintah berkepentingan memastikan masyarakat yang berhak memperoleh LPG 3 kg tidak mengalami kesulitan mendapatkan energi bersubsidi tersebut.


"Negara hadir untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap tersedia," ujar Dwi Anggia, dikutip dari Antara, Senin (31/8/2026).


Menurut dia, pemerintah tidak ingin terjadi kelangkaan LPG 3 kg akibat ketidaksesuaian antara kuota dan kebutuhan riil masyarakat. Karena itu, mekanisme distribusi serta perkembangan konsumsi akan menjadi perhatian pemerintah.


Apabila kondisi di lapangan mengharuskan adanya perubahan alokasi, pemerintah akan melakukan evaluasi dan mengambil langkah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


"Jangan sampai masyarakat yang memang membutuhkan justru mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kg," katanya.


Meski demikian, ESDM menilai penambahan kuota tidak bisa dijadikan solusi permanen untuk mengatasi persoalan konsumsi LPG bersubsidi. Pemerintah juga perlu membenahi sistem pengelolaan subsidi agar peningkatan konsumsi tidak terus membebani anggaran negara.


"Kalau solusinya hanya menambah kuota, persoalan subsidi tidak pernah selesai. Yang harus kita benahi adalah tata kelolanya," ujar Dwi Anggia.


Konsumsi LPG 3 Kg Terus Meningkat
Sebelumnya, potensi jebolnya kuota LPG 3 kg diungkapkan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (26/8/2026).


Laode menyampaikan realisasi penyaluran LPG 3 kg hingga Juli 2026 telah mencapai 5,05 juta ton. Angka tersebut terus bergerak naik seiring tingginya kebutuhan masyarakat.


Sementara itu, pemerintah menetapkan alokasi LPG 3 kg dalam APBN 2026 sekitar 8 juta ton. Dengan mempertimbangkan tren penyaluran hingga pertengahan tahun, ESDM memperkirakan konsumsi sepanjang 2026 dapat mencapai 8,677 juta ton.


Jika proyeksi tersebut terealisasi, kebutuhan LPG 3 kg akan mencapai sekitar 108,46 persen dari kuota yang telah ditetapkan dalam APBN.


Kenaikan konsumsi tersebut juga diperkirakan belum berhenti pada tahun ini. Dalam RAPBN 2027, pemerintah mengusulkan kuota LPG 3 kg sebesar 8,9 juta ton.


Laode sebelumnya mengakui permintaan terhadap LPG bersubsidi terus meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan pemerintah dalam menjaga ketepatan sasaran sekaligus mengendalikan beban subsidi energi.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit