TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pengurus MUI Pondok Aren Diminta Perkuat Peran Ulama Di Masyarakat

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Kamis, 10 September 2026 | 07:45 WIB
PENGUKUHAN - MUI kota Tangsel kukuhkan pengurusan MUI Kecamatan Pondok Aren.
PENGUKUHAN - MUI kota Tangsel kukuhkan pengurusan MUI Kecamatan Pondok Aren.

PONDOK AREN-Jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pondok Aren masa khidmat 2026-2031 resmi dilantik. Ketua Umum MUI Kota Tangsel, KH Saidih, meminta jajaran pengurus yang baru dilantik mengedepankan semangat melayani umat dan memperkuat peran ulama di tengah masyarakat.

 

 Pelantikan berlangsung di Masjid Lingkungan Kantor Kecamatan Pondok Aren, Selasa (8/8). Kegiatan tersebut dihadiri Camat Pondok Aren Hendra bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya unsur Polsek, Koramil dan KUA Pondok Aren, serta para lurah.

 

 Dalam arahannya, KH Saidih menekankan, bahwa jabatan dalam kepengurusan MUI bukanlah ruang untuk mendapatkan pelayanan, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

 “Sebagai pengurus MUI, amanah utama yang diletakkan di pundak kita bukanlah untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Kita hadir untuk memberikan solusi atas persoalan keumatan, membimbing, melindungi dan menyatukan warga, khususnya di wilayah Pondok Aren,” ujarnya.

 

 Menurutnya, amanah tersebut harus diwujudkan melalui program yang konkret dan selaras dengan tema pelantikan, yakni “Meneguhkan Peran Ulama dan Pemerintah dalam Mewujudkan Masyarakat yang Cerdas, Modern dan Religius.”

 

 KH Saidih mengatakan, tema tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan. Sebaliknya, nilai yang terkandung di dalamnya harus diterjemahkan dalam berbagai aktivitas MUI sehingga keberadaan organisasi benar-benar dirasakan masyarakat.

 

 Ia juga menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara ulama dan pemerintah. Menurutnya, kolaborasi keduanya diperlukan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, maju dan tetap memiliki landasan keagamaan yang kuat.

 

“Sinergi antara ulama dan pemerintah (umaro) adalah kunci utama. Ulama dan pemerintah ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan dalam membangun peradaban,” katanya.

 

 Ia menambahkan, kerja sama yang kuat antara ulama dan pemerintah akan mempermudah pencapaian berbagai tujuan pembangunan di Kota Tangsel, khususnya dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara ekonomi dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang baik.

 

 Dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, Saidih meminta MUI Pondok Aren aktif memberikan edukasi keagamaan yang mencerahkan. Literasi agama, menurutnya, perlu disampaikan dengan pendekatan moderat atau wasathiyah.

 

 “Maka sebagai pelayan umat, MUI harus aktif dalam memberikan edukasi yang mencerahkan. Kita harus mencerdaskan umat dengan literasi agama yang moderat (wasathiyah), menjauhkan mereka dari pemikiran ekstrem, serta membekali umat dengan ilmu yang bermanfaat agar tidak mudah terprovokasi oleh hoaks atau adu domba,” tegasnya.

 

 Menurutnya, tantangan tersebut semakin penting di tengah derasnya arus informasi melalui media digital. Masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh berita palsu maupun provokasi yang dapat memecah persatuan.

 

 Selain kecerdasan, ia mendorong pengurus MUI Pondok Aren ikut membangun masyarakat yang modern tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai keislaman. Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana memperluas manfaat dakwah.

 

 “Kita harus melayani umat dengan memanfaatkan media modern untuk dakwah, memberikan panduan hukum Islam terhadap perkembangan zaman, serta memastikan bahwa modernitas di Pondok Aren berjalan beriringan dengan etika dan moralitas,” ujarnya.

 

 Saidih menekankan aspek religiusitas sebagai fondasi penting dalam pembangunan masyarakat. Menurutnya, kemajuan fisik dan kecerdasan intelektual perlu diimbangi dengan kekuatan spiritual agar perkembangan daerah memberikan keberkahan bagi masyarakat.

 

 Ia meminta pengurus MUI memperkuat pembinaan melalui masjid, majelis taklim, serta kegiatan keagamaan yang menyentuh berbagai kelompok masyarakat. Generasi muda juga dinilai perlu mendapatkan perhatian khusus agar tumbuh dengan karakter dan akhlak yang baik.

 

 “Kita pelihara masjid dan majelis taklim, kita bimbing generasi muda agar berakhlakulkarimah, sehingga Pondok Aren tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga sejuk, damai dan berkah karena masyarakatnya yang taat kepada Allah SWT,” tuturnya.(dra)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit