TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Hari Keenam Pencarian 5 Jurnalis Dan 3 Kru Kapal Masih Nihil

Tim SAR Gabungan Sisir 6.010 NM² Perairan Selat Sunda

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Senin, 14 September 2026 | 09:10 WIB
PENCARIAN. Tim SAR Gabungan sedang melakukan pencairan speedboat ditumpangi 5 orang jurnalis dan 3 orang kru kapal yang hilang kontak di perairan laut Selat Sunda. Pencarian hari ke enam di enak sektor, belum membuahkan hasil, Minggu (13/9). (DOK. BASARNAS BANTEN)
PENCARIAN. Tim SAR Gabungan sedang melakukan pencairan speedboat ditumpangi 5 orang jurnalis dan 3 orang kru kapal yang hilang kontak di perairan laut Selat Sunda. Pencarian hari ke enam di enak sektor, belum membuahkan hasil, Minggu (13/9). (DOK. BASARNAS BANTEN)

PANDEGLANG - Memasuki hari keenam operasi SAR, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam kapal speedboat yang dilaporkan hilang kontak, di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Pencarian pada Minggu (13/9) melibatkan unsur laut, darat, dan udara dengan total luas area pencarian mencapai 6.010 NM².

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan, bahwa operasi pencarian terus dioptimalkan dengan mengerahkan berbagai unsur SAR gabungan dan sarana pencarian yang tersedia.

 

“Memasuki hari keenam operasi SAR, kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya mengoptimalkan pencarian terhadap delapan orang yang masih dalam pencarian. Area pencarian telah dibagi menjadi beberapa sektor dengan dukungan unsur laut, darat, dan udara. Kami akan terus melakukan upaya terbaik dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” kata Al Amrad.

 

Berdasarkan laporan operasi, delapan orang yang berada di dalam speedboat tersebut terdiri atas kapten kapal Warta (55), anak buah kapal (ABK) Surakman (60), seorang guide Heriyanto (49), serta lima orang jurnalis dan pekerja media yakni M. Bagus Khoirunnas (28) jurnalis Antara, Ari Basuki (52) jurnalis Merdeka, Yudhis jurnalis iNews. Daus (42) jurnalis Anadolu, dan Donal pekerja freelance.

 

Hingga laporan rencana operasi SAR hari keenam, seluruh korban masih berstatus Dalam Pencarian (DP). Untuk mengoptimalkan pencarian, Tim SAR Gabungan membagi area operasi menjadi enam sektor.

 

“Sektor V: 840 NM², melibatkan KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk, sektor W: 1.120 NM², melibatkan KAL Anyer, sektor Z: 809 NM², melibatkan KN SAR Basudewa dan KN SAR Antasena, sektor Y: 497 NM², melibatkan KP Sanjaya dan KRI Lepu, sektor X: 681 NM², melibatkan KN SAR Tetuka, RBB Peucang, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KP 2016, KP 2013, KM Garuda, dan KM Bima, dan sektor H: 2.063 NM², didukung helikopter HR 3604,” jelasnya.

 

Selain unsur laut, operasi juga didukung dua unit drone thermal Basarnas untuk membantu pemantauan area pencarian. Operasi pencarian melibatkan personel Basarnas Banten, Direktorat Operasi dan Direktorat Komunikasi Basarnas, Basarnas Special Group (BSG), TNI, Polri, Lanal Banten, BPBD, BNPB, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta berbagai potensi SAR lainnya.

 

Dukungan sarana darat meliputi kendaraan penyelamat, ambulans, kendaraan komunikasi, truk personel, dan sarana pendukung operasional. Sementara itu, unsur udara terdiri atas helikopter HR 3604 dan dua unit drone thermal Basarnas.

 

Berdasarkan laporan rencana operasi, kondisi cuaca di wilayah pencarian diperkirakan berawan, dengan angin dari arah timur laut hingga timur berkecepatan 10–20 knot. Tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5–2,5 meter.

 

Al Amrad menegaskan bahwa pelaksanaan pencarian akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. “Kami mengimbau kepada seluruh unsur yang terlibat untuk senantiasa memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan selama melaksanakan operasi. Kami juga mengharapkan dukungan informasi dari masyarakat apabila mengetahui adanya tanda-tanda keberadaan kapal maupun korban yang sedang dicari,” pungkasnya.

 

Pencarian yang dilakukan seluruh unsur di area operasi enam sektor selama 9 jam, masih nihil belum ada tanda-tanda speedboat. “Hasil yang kami terima dari semua unsur yang terlibat, masih nihil belum menemukan tanda-tanda keberadaan speedboat tersebut,” tandasnya.

 

Sementara, Gubernur Banten, Andra Soni memastikan, pihaknya akan memaksimalkan memberikan pelayanan terhadap para keluarga jurnalis dan kru kapal. Bahkan untuk menghilangkan trauma, pihaknya juga menyiapkan tim medis dan psikolog.

 

“Dari Dinas Kesehatan menyediakan tenaga medis dan psikolog untuk mendampingi para keluarga jurnalis dan kru kapal. Kami juga sediakan penginapan untuk keluarganya,” kata Andra Soni.(pal)

 

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit