TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Kerbau Dilarung ke Selat Sunda, Keluarga 8 Korban Hilang Panjatkan Doa

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB
Kerbau yang telah disembelih dilarung ke perairan Selat Sunda. Foto : Ist
Kerbau yang telah disembelih dilarung ke perairan Selat Sunda. Foto : Ist

JAKARTA — Di tengah upaya pencarian delapan orang yang masih hilang kontak di perairan Selat Sunda, keluarga korban bersama masyarakat menggelar doa dan ritual melarung kerbau ke laut, Senin (14/9/2026).


Prosesi tersebut dilakukan dengan membawa kerbau yang telah disembelih menggunakan perahu nelayan ke tengah perairan Selat Sunda. Doa dipimpin tokoh agama setempat, Ustaz Si'in.


Menurut Si'in, prosesi itu merupakan bentuk ikhtiar dan ungkapan keikhlasan keluarga. Tradisi tersebut juga menjadi sarana masyarakat untuk bermunajat kepada Allah SWT agar pencarian para korban diberikan kemudahan.


"Memohon dibantu para karuhun-karuhun, tapi kita tidak melupakan rahmat Yang Maha Kuasa," ujar Si'in seusai prosesi pelarungan.


Ia menegaskan, doa tetap ditujukan kepada Allah SWT dengan harapan seluruh korban segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.


"Agar diberikan kebarokahan kepada hamba-hambanya, sekaligus kepada makhluknya. Kita hanya munajat kepada Allah," katanya.


Setelah rangkaian doa selesai, kerbau kemudian dilarung ke laut. Masyarakat memaknai prosesi tersebut sebagai simbol keikhlasan sekaligus sedekah, seraya berharap pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan membuahkan hasil.


Delapan orang yang masih dalam pencarian yakni Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), anak buah kapal (ABK); Heriyanto (49), guide; serta lima jurnalis dan pekerja media, yakni M. Bagus Khoirunnas (28), Ari Basuki (52) dari Merdeka, Yudhis (43) dari iNews, Daus (42) dari Anadolu, dan Donal (51), pekerja lepas.


Pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, Dishub, Dinkes, Dinsos, nelayan, serta masyarakat.


Si'in berharap seluruh korban segera ditemukan dalam kondisi selamat dan dapat kembali ke tengah keluarga.
"Agar bisa diketemukan dengan keluarganya. Semoga bisa diketemukan," tuturnya.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit