Jokowi Bermalam di Tenda Pengungsi Gempa Flores, Salurkan Bantuan untuk Warga Palue
NTT – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungan tersebut, Jokowi tidak hanya meninjau kerusakan dan mendengarkan keluhan warga, tetapi juga bermalam di tenda pengungsian.
Jokowi tiba di Bandara Fransiskus Seda Maumere, Sikka, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 13.10 WITA. Ia datang bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Dewan Pembina PSI Grace Natalie.
Dari Maumere, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, sebelum menyeberang menggunakan kapal motor menuju Pulau Palue, salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup berat akibat gempa Flores pada 15 Agustus 2026.
Setibanya di Dusun Cawalo, Desa Rokirole, Jokowi disambut tetua adat melalui ritual pa'e atau doa adat. Ia kemudian dikalungi sarung adat Palue oleh perwakilan tetua adat dan warga setempat.
Jokowi selanjutnya menuju tenda utama di Lapangan Guntur. Di sana, ia makan bersama tokoh adat dan perwakilan masyarakat dari delapan desa di Pulau Palue.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi setelah gempa, mulai dari rumah yang rusak hingga kebutuhan untuk pemulihan.
Pada malam harinya, Jokowi bersama Bupati Sikka Juventus Yoris Prima Kago meninjau sejumlah bangunan dan infrastruktur yang rusak akibat gempa.
Saat melihat kondisi rumah warga, Jokowi sempat berbincang dengan seorang ibu mengenai tempat tinggalnya setelah gempa.
“Mama tidur di mana?” tanya Jokowi.
“Tidur di tenda, Bapak, tempat pengungsian,” jawab warga tersebut.
Jokowi kemudian melihat langsung rumah warga yang mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah. Ia meminta pemerintah daerah segera menangani kebutuhan masyarakat terdampak.
“Ini nanti diurus ya, Pak, sama Bupati Sikka, biar nanti Pemerintah yang pegang,” kata Jokowi.
Kunjungan berlangsung hingga larut malam. Jokowi kemudian memilih bermalam di tenda pengungsian bersama warga terdampak.
Keesokan paginya, Kamis (17/9/2026), sekitar pukul 06.15 WITA, Jokowi melanjutkan peninjauan ke Gereja Santa Familia Lei di Desa Tuanggeo. Ia melihat secara langsung bagian bangunan gereja yang mengalami kerusakan.
“Harus diperbaiki, biar bisa dipakai lagi,” ujar Jokowi.
Sebelum meninggalkan Palue, Jokowi melalui Jokowi Foundation menyalurkan bantuan berupa 4.000 sak semen, 3.000 lembar seng, dan 100 unit tandon air berkapasitas 1.300 liter.
Bantuan tersebut diserahkan di Kantor Camat Palue dan diterima Pemerintah Kabupaten Sikka untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat di delapan desa.
Koordinator Jokowi Foundation Kabupaten Sikka Donatus Djago mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak gempa.
Asisten Administrasi Umum Setda Sikka Rudolfus Ali menyampaikan apresiasi atas perhatian Jokowi terhadap masyarakat Palue.
“Atas nama Bupati Sikka, saya menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Joko Widodo dan Mas Kaesang yang sudah punya perhatian besar terhadap Pemerintah Kabupaten Sikka, dan secara khusus masyarakat Kecamatan Palue,” ujarnya.
Rudolfus memastikan bantuan semen, seng, dan tandon air akan dibagikan secara merata kepada warga di delapan desa di Kecamatan Palue.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Lifestyle | 3 hari yang lalu






