Prabowo: Pemerintah Tak Bisa Lagi Menunda, Rakyat Harus Segera Dilayani
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memastikan Kabinet Merah Putih terus bekerja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan, pemerintah tidak bisa lagi menunda penyelesaian berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan rakyat.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam.
Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung tudingan bahwa pemerintah kurang melakukan komunikasi. Menurutnya, hal itu terjadi karena pemerintah lebih banyak mencurahkan perhatian pada pekerjaan dan penyelesaian masalah di lapangan.
“Keberhasilan kita banyak, karena kita kerja terus. Dua tahun ini kita dituduh kurang berkomunikasi karena kita kerja terus,” kata Prabowo.
Prabowo menegaskan, pemerintah harus bergerak cepat karena masyarakat tidak bisa terus menunggu. Ia meminta seluruh jajaran kabinet fokus menyelesaikan persoalan yang masih dihadapi rakyat.
“Kita ngejar. Rakyat tidak bisa menunggu lagi,” tegasnya.
Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur dasar di desa. Jembatan yang rusak harus segera dibangun, begitu juga sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan.
Selain infrastruktur, Prabowo menekankan pentingnya meningkatkan kesejahteraan guru dan hakim. Menurutnya, peningkatan gaji hakim merupakan bagian dari upaya memperkuat integritas lembaga peradilan dan memberantas korupsi.
“Gaji-gaji guru harus diperbaiki, gaji-gaji hakim harus diperbaiki karena kita mau menghabiskan korupsi. Kita tidak mau hakim-hakim kita disogok, kita tidak mau hakim-hakim kita dibeli,” ujarnya.
Perhatian serupa, lanjut Prabowo, juga harus diberikan kepada tenaga kesehatan, termasuk dokter dan perawat.
“Perawat-perawat kita harus diurus, dokter-dokter kita harus diurus,” katanya.
Di hadapan kader PAN, Prabowo turut memuji jajaran menterinya yang disebutnya memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas pemerintahan.
“Menteri-menteri saya hebat-hebat,” ucapnya.
Prabowo juga menyoroti banyaknya kader PAN yang kini berada di pemerintahan. Ia menyebut sembilan kader PAN menduduki posisi di kabinet maupun pemerintahan.
Mereka adalah Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani.
“Waduh, ini banyak. PAN ini banyak. Boleh juga manuver PAN ini,” kelakar Prabowo.
Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menegaskan partainya konsisten mendukung Prabowo. Ia menyebut hubungan PAN dan Prabowo telah terjalin panjang, bahkan sejak Pilpres 2014 hingga 2024.
“Kebersamaan PAN dan Pak Prabowo telah melewati sejarah panjang dan berliku. Tidak hanya satu musim Pemilu Presiden, tapi sudah puluhan tahun berjuang bersama-sama,” ujar Zulhas.
Menurut Zulhas, kesetiaan PAN kepada Prabowo tidak perlu lagi dipertanyakan. Ia mengenang sikap PAN yang tetap memilih bersama Prabowo ketika Gerindra menjadi satu-satunya partai yang mendukungnya.
Zulhas menegaskan, hubungan PAN dan Prabowo dibangun atas kesamaan nilai serta cita-cita dalam membangun Indonesia, terutama terkait kedaulatan bangsa dan amanat Pasal 33 dan 34 UUD 1945.
“Baru Bapak yang bicara mengenai Pasal 33. Komitmen itu yang kita pegang teguh,” pungkasnya.
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 23 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu





