TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

50 Redkar Pisangan Digembleng Hadapi Kebakaran, Dibekali Teknik Pemadaman Awal

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Kamis, 24 September 2026 | 19:00 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

CIPUTAT TIMUR – Sebanyak 50 anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) di Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, mendapat pelatihan penanganan kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

 

Pelatihan yang digelar Kamis (24/9) itu tidak hanya berisi materi teori. Para relawan juga mengikuti simulasi untuk melatih respons ketika terjadi kebakaran, termasuk langkah yang harus dilakukan saat menerima laporan hingga membantu proses penanganan awal di lokasi.

 

Kepala Dinas Damkar Tangsel Ahmad Dohiri mengatakan, pelatihan tersebut merupakan usulan Kelurahan Pisangan untuk meningkatkan kemampuan Redkar dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan tempat tinggal masyarakat.

 

Menurutnya, keberadaan Redkar cukup penting karena para relawan berada di tengah masyarakat. Ketika terjadi kebakaran, mereka diharapkan dapat memberikan respons awal sembari menunggu kedatangan petugas Damkar.

 

“Jadi kalau ada kejadian kebakaran, mereka tidak bingung harus melakukan apa. Tadi disimulasikan bagaimana cara melakukan upaya pemadaman saat terjadi kebakaran,” ujar Ahmad.

 

Dalam simulasi, relawan tidak hanya diajarkan cara menghadapi api, tetapi juga keterampilan pendukung yang dapat membantu petugas di lapangan. Di antaranya teknik menarik selang hingga menggulung kembali selang setelah digunakan.

 

Meski demikian, Ahmad menegaskan terdapat batasan yang harus dipahami setiap anggota Redkar. Mereka tidak diperbolehkan menggunakan nozzle maupun melakukan tindakan yang menjadi kewenangan petugas Damkar.

 

Selain penanganan kebakaran, para peserta juga mendapat pembekalan mengenai keselamatan instalasi listrik dari narasumber PLN. Materi tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan relawan ketika memberikan edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

 

“Selain simulasi kebakaran, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai keselamatan instalasi listrik dari narasumber PLN untuk mendukung tugas edukasi kepada masyarakat,” bebernya.

 

Ahmad berharap pelatihan tersebut membuat Redkar lebih siap menghadapi kondisi darurat sekaligus memahami batas-batas tindakan yang dapat dilakukan ketika terjadi kebakaran.

“Dengan begitu, Redkar dapat membantu Damkar melakukan penanganan awal secara lebih cepat dan terarah,” ucapnya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Damkar Tangsel Mohamad Muksin mengatakan, kegiatan dipusatkan di wilayah Pisangan dengan materi yang berfokus pada pencegahan serta penanganan awal kebakaran.

 

“Sebanyak 50 anggota Redkar mengikuti simulasi ini, tujuannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan anggota Redkar dalam membantu masyarakat menghadapi kejadian kebakaran dan keadaan darurat di wilayah Pisangan,” ujar Muksin.

 

Untuk mendukung tugas para relawan, Damkar juga memberikan sejumlah perlengkapan penunjang. Peralatan yang disiapkan antara lain alat pemadam api ringan (APAR), pompa air Alkon, serta handy talky (HT).

 

Muksin menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mengantisipasi dan menangani kebakaran. Dengan pembekalan yang diberikan, Redkar diharapkan mampu mengambil langkah awal sesuai kapasitasnya sebelum petugas Damkar tiba.

 

“Tujuannya juga membentuk masyarakat yang tanggap dan peduli terhadap keselamatan lingkungan, sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam membantu penanggulangan kebakaran,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit