Menemani Rutinitas di Jalanan, Honda Supra X 125 Setia Jadi Teman Berkendara
JAKARTA-Bagi seorang pegawai swasta, perjalanan menuju tempat kerja dan berbagai aktivitas di tengah kepadatan jalanan perkotaan menjadi bagian dari keseharian. Bagi Krisna Yogatama, perjalanan tersebut memiliki cerita tersendiri.
Sepeda motor yang dibelinya menggunakan gaji pertama pada 2013 masih menemaninya hingga kini dalam menjalani berbagai aktivitas. Sepeda motor tersebut dibeli melalui jaringan dealer PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta-Tangerang.
Saat itu, Krisna baru menerima gaji pertamanya dan memutuskan menggunakannya untuk membeli kendaraan yang dapat menunjang pekerjaannya.
“Saat menerima gaji pertama, saya memang langsung terpikir untuk membeli motor. Waktu itu saya masih lajang dan membutuhkan kendaraan untuk menunjang pekerjaan. Akhirnya saya memilih Honda Supra X 125 karena ingin punya kendaraan yang bisa dipakai untuk beraktivitas dan bekerja,” ujar Krisna, Kamis (24/09/2026).

Sejak saat itu, motor tersebut menjadi bagian dari rutinitasnya. Perjalanan menuju tempat kerja, berbagai aktivitas sehari-hari, hingga perjalanan dalam kondisi jalan yang beragam telah dilaluinya bersama kendaraan tersebut.
Lebih dari sekadar alat transportasi, kendaraan yang dibeli dari hasil gaji pertama itu perlahan menjadi bagian dari perjalanan hidup Krisna.
Seiring waktu, kebutuhan dan tanggung jawab pun berubah.
Namun, kendaraan yang telah menemaninya sejak awal bekerja tetap setia dan selalu siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
Bagi Krisna, mempertahankannya bukan semata-mata karena belum ingin berganti kendaraan, tetapi karena ada rasa percaya yang tumbuh dari pengalaman selama bertahun-tahun terhadap motor yang telah terbukti andal menemani berbagai aktivitas.
“Sudah lama saya menggunakan motor ini dan sampai sekarang masih nyaman. Selama dirawat dengan baik, motornya tetap bisa diandalkan. Jadi, buat saya tidak ada alasan untuk buru-buru mengganti selama kendaraan ini masih bisa menunjang aktivitas,” katanya.
Salah satu hal yang membuatnya tetap percaya adalah ketahanan dan kepraktisannya dalam penggunaan sehari-hari. Karakter mesinnya yang responsif dan gesit dinilai sesuai untuk menghadapi aktivitas di jalanan perkotaan, sementara konsumsi bahan bakar yang efisien membuatnya nyaman digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Pengalaman menggunakan kendaraan dalam jangka panjang juga membuat Krisna menyadari bahwa perawatan menjadi bagian penting untuk menjaga kondisinya.
Kemudahan mendapatkan layanan purnajual turut memberikan rasa tenang dalam mempertahankan kendaraan yang telah lama menjadi bagian dari kesehariannya.
Dukungan terhadap konsumen juga terus dilakukan melalui jaringan bengkel resmi yang mudah diakses di area Jakarta-Tangerang. Saat ini, terdapat 284 bengkel resmi AHASS yang dapat dimanfaatkan konsumen untuk melakukan perawatan maupun perbaikan sepeda motor Honda.
“Layanan purnajual merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan konsumen. Saat ini, WMS didukung 284 jaringan AHASS di area Jakarta- Tangerang yang dapat dimanfaatkan konsumen untuk melakukan perawatan dan perbaikan sepeda motor Honda. Kami juga memastikan layanan dilakukan sesuai standar Honda, didukung teknisi yang kompeten serta penggunaan Honda Genuine Parts,” ujar Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.
Keberadaan jaringan AHASS tidak hanya menjadi tempat melakukan servis, tetapi juga bagian dari upaya menjaga hubungan baik dengan konsumen setelah pembelian.
Perawatan berkala melalui bengkel resmi membantu menjaga kondisi sepeda motor agar tetap optimal dan siap digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Kini, kendaraan yang dibeli dari gaji pertama itu masih menemani Krisna Yogatama menjalani kesehariannya. Banyak hal mungkin telah berubah sejak pertama kali motor tersebut dibawa pulang, tetapi ada satu hal yang tetap sama: kendaraan itu masih menjadi bagian dari perjalanan yang terus berjalan.
Gaji pertama mungkin hanya menjadi sebuah kenangan dari masa lalu. Namun, keputusan yang dibuat dari penghasilan pertama tersebut ternyata bertahan jauh lebih lama dari yang dibayangkan. Bukan hanya jarak yang telah ditempuh, tetapi juga berbagai cerita, perubahan, dan fase kehidupan yang ikut terlewati bersamanya.
Pos Banten | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu





