Italia Vs Belgia, Azzurri Incar Start Manis di Era Baru
ROMA — Italia langsung menghadapi ujian berat pada laga pembuka UEFA Nations League 2026/27. Azzurri akan menjamu Belgia di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB.
Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 01.45 WIB ini sekaligus menjadi awal era kedua Roberto Mancini sebagai pelatih Italia. Mancini kembali menangani Gli Azzurri setelah kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026.
Mancini membawa perubahan cukup besar dengan memanggil 34 pemain, termasuk sembilan nama yang belum pernah tampil bersama tim senior Italia. Nations League menjadi ajang penting bagi sang pelatih untuk menguji talenta baru sekaligus membangun fondasi tim menghadapi siklus berikutnya.
Meski mengandalkan banyak pemain muda, Italia tetap memiliki sejumlah pilar berpengalaman. Gianluigi Donnarumma, Alessandro Bastoni, Nicolo Barella dan Sandro Tonali diharapkan mampu menjaga keseimbangan tim saat menghadapi Belgia.
Laga perdana ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi Mancini. Italia harus menjalani empat pertandingan dalam 11 hari, menghadapi Belgia, Turki, Prancis, kemudian kembali bertemu Turki.
Di kubu Belgia, perubahan juga terjadi setelah Mark van Bommel dipercaya menukangi tim. Namun, sejumlah pemain senior masih menjadi andalan, termasuk Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku.
Van Bommel turut memanggil sejumlah pemain yang berkarier di Serie A, seperti De Bruyne, Koni De Winter, Arthur Theate, Mandela Keita, Charles De Ketelaere, Diego Moreira, Lukaku dan Lois Openda.
Secara historis, Italia masih lebih dominan dalam pertemuan kedua tim. Berdasarkan catatan UEFA, Azzurri mengoleksi 17 kemenangan, sementara Belgia empat kali menang dan lima laga lainnya berakhir imbang.
Pertemuan terakhir kedua tim di UEFA Nations League berlangsung di Olimpico pada 10 Oktober 2024 dan berakhir 2-2. Italia sempat unggul dua gol melalui Andrea Cambiaso dan Mateo Retegui. Namun, Belgia bangkit lewat gol Maxim De Cuyper dan Leandro Trossard.
Kendati demikian, catatan masa lalu belum tentu menjadi gambaran pertandingan kali ini. Kedua tim sama-sama memulai babak baru di bawah pelatih berbeda.
Italia diperkirakan mencoba mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola dan kekuatan lini tengah. Sementara Belgia berpotensi mengandalkan kecepatan transisi serta ketajaman para penyerangnya.
Bagi Mancini, kemenangan atas Belgia akan menjadi modal penting untuk mengawali periode keduanya bersama Italia dengan hasil positif.
Nasional | 21 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 22 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu





