Guruh Soekarnoputra Wafat, PDIP Kehilangan Sosok Seniman dan Pejuang Partai
JAKARTA — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Soekarno dan PDI Perjuangan. Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) dini hari.
Guruh mengembuskan napas terakhir pada pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit Siloam, Jakarta.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan duka mendalam atas kepergian Guruh. Ia juga memohon masyarakat membuka pintu maaf bagi almarhum atas segala kesalahan dan kekhilafan semasa hidupnya.
"Selanjutnya mohon doa, semoga almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, diampuni dan dihapuskan segala dosa-dosanya dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya," kata Hasto.
Menurut Hasto, kepergian Guruh menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar PDI Perjuangan. Guruh dikenang bukan hanya sebagai sosok seniman besar, tetapi juga sebagai seorang Marhaenis dan pejuang partai.
"Beliau dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, dan pejuang partai," ujar Hasto.
Sebagai bentuk penghormatan, Hasto menginstruksikan seluruh jajaran PDI Perjuangan untuk mengibarkan bendera partai setengah tiang selama tujuh hari.
Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran partai mulai dari DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting hingga Anak Ranting.
"Berkaitan dengan hal tersebut, kepada seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting agar mengibarkan Bendera PDI Perjuangan Setengah Tiang selama 7 hari," pungkas Hasto.
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu




