TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tangsel Bakti Fest 2026 Meriah di Pamulang, Semangat Pengabdian Karang Taruna Menggema

Tanam Ribuan Pohon hingga Bersihkan Puluhan Rumah Ibadah

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Minggu, 27 September 2026 | 21:30 WIB
Malam inaugurasi Tangsel Bakti Fest 2026 yang menjadi puncak rangkaian peringatan HUT ke-66 Karang Taruna. (tangselpos/rmn)
Malam inaugurasi Tangsel Bakti Fest 2026 yang menjadi puncak rangkaian peringatan HUT ke-66 Karang Taruna. (tangselpos/rmn)

PAMULANG – Alun-Alun Pamulang berubah semarak pada Minggu (27/9) malam. Ratusan anggota dan kader Karang Taruna se-Tangerang Selatan (Tangsel) bersama warga sekitar berkumpul dalam malam inaugurasi Tangsel Bakti Fest 2026 yang menjadi puncak rangkaian peringatan HUT ke-66 Karang Taruna.

 

Tak sekadar menghadirkan hiburan, Tangsel Bakti Fest 2026 juga diisi berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Semangat pengabdian menjadi benang merah dari rangkaian kegiatan yang digelar di berbagai wilayah Tangsel tersebut.

 

Salah satunya melalui aksi hijau dengan penanaman 1.000 bibit pohon secara serentak di seluruh wilayah Tangsel. Gerakan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Karang Taruna terhadap lingkungan sekaligus mengajak masyarakat ikut menjaga ruang hijau di wilayahnya.

 

Aksi sosial juga dilakukan dengan membersihkan 62 rumah ibadah yang tersebar di 54 kelurahan. Kegiatan ini menjadi bukti keterlibatan kader Karang Taruna dalam berbagai aktivitas sosial di tengah masyarakat.

 

Selain aksi lingkungan dan sosial, Tangsel Bakti Fest 2026 juga dikemas dengan beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat. Mulai dari karnaval, Goes Konservasi, Pesta Bunga, lomba mewarnai hingga Karang Taruna Idol.

 

Rangkaian tersebut kemudian mencapai puncaknya dalam malam inaugurasi di Alun-Alun Pamulang. Selain deretan kegiatan seremonial, malam puncak ini juga kian semarak dengan penampilan Tangsel Ska Orchestra dengan pentolannya Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan sebagai vokalis..

 

Turut hadir dalam perayaan tersebut, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, perjalanan Karang Taruna selama 66 tahun telah menjadi bagian penting dalam pembangunan sosial di Indonesia, termasuk di Tangsel.

 

"Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan. Karang Taruna adalah wadah untuk mengabdi, berkarya, membangun kepedulian dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Benyamin.

 

Menurutnya, peringatan HUT Karang Taruna hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat semangat kesetiakawanan sosial, gotong royong, kepedulian dan pemberdayaan masyarakat.

 

Benyamin berharap seluruh jajaran Karang Taruna di Tangsel semakin aktif hadir di tengah masyarakat. Pemuda, kata dia, harus ikut mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang ada di lingkungannya.

 

Mulai dari kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan sampah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendampingan generasi muda, kegiatan olahraga dan seni hingga membantu warga yang membutuhkan.

 

"Pemuda harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang kita hadapi," tegasnya.

 

Dia juga mengajak Karang Taruna terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Teknologi dan kreativitas anak muda dinilai dapat menjadi modal untuk menciptakan berbagai kegiatan yang inovatif, produktif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

 

Benyamin menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun kota. Karang Taruna menjadi salah satu mitra strategis pemerintah, khususnya dalam pemberdayaan generasi muda dan penguatan kehidupan sosial hingga tingkat kelurahan.

 

"Mari kita bangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah kota, Karang Taruna, dunia usaha, komunitas dan seluruh masyarakat," ajaknya.

 

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, usia 66 tahun merupakan perjalanan panjang bagi Karang Taruna dalam membangun kepedulian sosial, mengembangkan potensi generasi muda dan mendorong partisipasi masyarakat.

 

Menurut Pilar, momentum tersebut harus menjadi pengingat bahwa keberadaan Karang Taruna harus terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

Di Tangsel, dia ingin Karang Taruna menjadi ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan, membangun jejaring, mengembangkan usaha sekaligus terlibat dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masing-masing.

 

"Karang Taruna harus mampu menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berkarya, mengembangkan usaha, mengasah keterampilan, membangun jejaring, sekaligus mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan di lingkungannya," kata Wakil wali Kota Tangsel tersebut.

 

Pilar juga mengajak seluruh jajaran Karang Taruna, mulai dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan, untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat hingga warga diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan tersebut.

 

"Kekuatan Karang Taruna adalah kekuatan kebersamaan," ujarnya.

 

Dia berharap semangat yang muncul dalam Tangsel Bakti Fest 2026 tidak berhenti setelah acara ditutup. Berbagai kegiatan sosial, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat diharapkan terus berjalan dan berkembang di setiap wilayah.

 

"Pemuda bukan hanya penerus pembangunan, tetapi juga pelaku pembangunan hari ini," pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit