Italia Tundukkan Turki 3-1, Mancini Akui Permainan Belum Maksimal
BOLOGNA — Timnas Italia menutup rangkaian laga UEFA Nations League dengan kemenangan 3-1 atas Turki di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB.
Pelatih Roberto Mancini mengakui permainan Gli Azzurri belum sepenuhnya mengalir, terutama pada babak pertama. Rotasi besar-besaran membuat Italia sempat kesulitan menghadapi tekanan Turki.
Dalam laga tersebut, Italia melakukan sembilan perubahan dari tim yang bermain imbang 1-1 melawan Prancis di Paris.
Turki tampil lebih dominan pada 45 menit pertama dan beberapa kali mengancam gawang Gianluigi Donnarumma. Italia baru mampu meningkatkan permainan setelah turun minum.
Gianluca Scamacca membuka keunggulan Italia lewat bola rebound. Turki kemudian menyamakan skor melalui Aral Simsir.
Italia kembali unggul setelah Riccardo Calafiori mencetak gol pertamanya bersama timnas senior. Pio Esposito kemudian memastikan kemenangan 3-1.
“Meski ada perubahan, tentu ada rasa lelah. Kami kesulitan di awal, tetapi para pemain tampil bagus untuk membalikkan keadaan dan mencetak gol lagi setelah skor 1-1,” kata Mancini kepada RAI Sport.
Mancini menyebut menurunnya fluiditas permainan sudah diperkirakan karena laga melawan Turki merupakan pertandingan keempat Italia dalam 11 hari.
“Satu-satunya kepastian adalah kami akan kehilangan sebagian fluiditas permainan. Itu sudah sepenuhnya diperkirakan,” ujarnya.
Mancini juga melakukan rotasi untuk menghindari risiko kartu kuning terhadap sejumlah pemain.
“Kami memiliki dua pemain yang sudah mendapat kartu kuning dan wasit tampaknya cenderung memberikan kartu lagi kepada mereka, jadi saya menarik mereka keluar,” jelasnya.
Gelandang Cagliari, Alessandro Romano, juga mendapat kesempatan tampil. Mancini mengujinya sebagai playmaker sekaligus mezz’ala.
“Romano bisa menjalankan peran itu dengan mudah. Dia perlu memainkan pertandingan-pertandingan seperti ini untuk terus berkembang,” kata Mancini.
Kemenangan ini membuat Italia mengoleksi tujuh poin dan menempati posisi kedua Grup A, di bawah Prancis yang mengumpulkan 10 poin. Belgia berada di posisi ketiga dengan enam poin.
Italia selanjutnya menghadapi Prancis pada 12 November sebelum bertandang ke Belgia tiga hari kemudian.
“Kami harus terus seperti ini. Kemungkinan besar kami harus berjuang menentukan posisi kami di Belgia,” tegas Mancini.
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 19 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 19 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




