Lupakan Baca Ulang, Ini 3 Cara Ampuh Terapkan Active Recall
SERPONG – Menjelang ujian, banyak siswa masih mengandalkan cara belajar pasif, seperti membaca ulang catatan atau menandai materi dengan stabilo. Padahal, metode tersebut dinilai kurang efektif untuk membantu siswa mengingat materi dalam jangka panjang.
Studi psikologi kognitif yang dilakukan Dunlosky dan dipublikasikan dalam Psychological Science in the Public Interest menempatkan membaca ulang dan menandai teks sebagai metode dengan tingkat efektivitas rendah (low utility).
Membaca materi berulang kali bahkan dapat memunculkan illusion of competence, yakni kondisi ketika seseorang merasa sudah menguasai materi hanya karena materi tersebut terasa familiar. Padahal, kemampuan untuk mengingatnya kembali belum tentu kuat.
Salah satu metode yang dinilai lebih efektif adalah Active Recall atau tes mandiri. Teknik ini mengharuskan siswa berusaha mengingat kembali informasi yang telah dipelajari tanpa melihat catatan.
Proses tersebut mendorong otak untuk aktif mengambil kembali informasi dari memori sehingga membantu memperkuat daya ingat dan pemahaman materi.
Riset Karpicke dan Blunt yang dipublikasikan dalam jurnal Science juga menunjukkan bahwa praktik mengingat kembali materi dapat memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan sekadar membaca ulang.
Ada tiga cara sederhana yang bisa diterapkan siswa untuk mulai menggunakan Active Recall:
1. Brain Dump
Setelah mempelajari satu bab, tutup buku dan tuliskan sebanyak mungkin informasi yang masih diingat. Bisa berupa poin penting, konsep, definisi hingga rumus. Setelah selesai, buka kembali catatan untuk mengecek bagian yang masih terlewat.
2. Flashcards
Buat kartu berisi pertanyaan di satu sisi dan jawabannya di sisi lain. Gunakan kartu tersebut untuk menguji diri secara berkala tanpa melihat jawaban terlebih dahulu.
3. Teknik Feynman
Coba jelaskan kembali materi menggunakan bahasa sederhana, seolah-olah sedang mengajarkannya kepada orang lain. Jika ada bagian yang sulit dijelaskan, itu menjadi tanda bahwa materi tersebut masih perlu dipelajari kembali.
Dengan menerapkan Active Recall, waktu belajar tidak hanya dihabiskan untuk membaca, tetapi juga digunakan untuk melatih kemampuan otak dalam mengingat dan memahami materi.
Metode ini dapat membantu siswa belajar lebih efektif, memperkuat pemahaman, sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi ujian.
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 23 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu






