Proyek Revitalisasi Trotoar dan Drainase di Jalan Sunan Kalijaga Mesti Perhatikan Mutu dan Keselamatan Kerja
LEBAK - Proyek revitalisasi trotoar dan drainase di Jalan Sunan Kalijaga tepatnya di sekitar Pasar Tradisional Rangkasbitung, terus berjalan dengan target penyelesaian pekerjaan akhir Desember nanti. Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak, Wahyu Hidayat, Rabu (7/10/2026) saat meninjau progres revitalisasi trotoar dan drainase, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Dalam peninjauan itu, Wahyu memberikan arahan kepada pelaksana proyek dan tim pengawas agar tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga tetap memperhatikan mutu dan keselamatan kerja.
“Revitalisasi trotoar dan drainase tersebut merupakan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemprov Banten. Selain memperbaiki infrastruktur pejalan kaki, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi drainase serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan ini,” ungkap Wahyu.
Pihaknya menginginkan, pekerjaan ini berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, tetapi yang tidak kalah penting adalah kualitasnya tetap terjaga. ”Jangan sampai karena mengejar target, aspek mutu dan keselamatan justru terabaikan,” pesannya.
Menurut Wahyu, pengawasan lapangan perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan. Apalagi, proyek berada di kawasan yang masih menjadi ruang aktivitas masyarakat.
Karena itu, ia meminta pelaksana proyek untuk mengutamakan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama proses pembangunan. “Karena pekerjaan ini berada di tengah aktivitas masyarakat, kami juga meminta pelaksana memperhatikan keselamatan. Area pekerjaan harus ditata dengan baik sehingga tidak membahayakan pekerja maupun masyarakat yang melintas,” sambungnya.
Selain aspek keselamatan, pengelolaan area kerja juga menjadi perhatian. Material dan peralatan proyek diharapkan ditempatkan secara tertib agar tidak mengganggu mobilitas warga maupun aktivitas usaha di sekitar Jalan Sunan Kalijaga.
Pemkab Lebak juga mendorong agar dampak pekerjaan terhadap masyarakat dapat diminimalkan. Koordinasi antara pelaksana proyek, pengawas, dan pemerintah daerah dinilai penting untuk merespons persoalan yang muncul selama pembangunan. Berdasarkan hasil pemantauan, progres pekerjaan fisik saat ini telah mencapai 24 persen dan ditargetkan selesai secara keseluruhan pada Desember 2026.
Wahyu menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan hingga pekerjaan rampung. Pemerintah daerah berharap hasil revitalisasi tidak hanya memperbaiki wajah kawasan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Harapannya, setelah selesai nanti masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Trotoarnya lebih nyaman, drainasenya berfungsi dengan baik, dan kawasan ini menjadi lebih tertata. Karena itu, kami akan terus melakukan pemantauan sampai pekerjaan benar-benar selesai,” pungkas Wahyu.(*)
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu





