Sekda: Pembangunan SMPN 25 Batal, Tak Ganggu Serapan Anggaran
CIPUTAT-Hingga pertengahan Oktober ini, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun Anggaran 2026 sudah sekitar 60 persen. Diproyeksikan serapan anggaran terus naik hingga November nanti.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo mengungkapkan, bahwa dinamika penyerapan anggaran saat ini berada dalam koridor yang sesuai dengan siklus tahunan. Sektor konstruksi dan pembangunan infrastruktur fisik sejauh ini masih menjadi penyumbang terbesar bagi porsi anggaran yang tengah berjalan.
"Saat ini realisasi anggaran berada di kisaran 60 persen. Ya biasa, konstruksi jadi penyumbang terbesar angka (namun) belum terealisasi. Tapi seperti biasa juga, ini pasti akan ketemu. Sekarang masih Oktober ya, November nanti kayak mulai merangkak naik," ujar Bambang saat ditemui di Puspemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (13/10).
Ia memastikan, sejauh ini tidak ada permasalahan berarti. Termasuk perihal batalnya pembangunan SMPN 25 di wilayah Ciputat.
Bambang menegaskan, batalnya pembangunan sekolah itu tidak mengganggu ritme penyerapan APBD secara keseluruhan. Pemkot Tangsel bertindak cepat dan tanggap dengan melakukan langkah fleksibilitas anggaran melalui pergeseran program ke objek pembangunan lain yang tak kalah penting bagi masyarakat.
"Pergeseran program langsung kita lakukan ke objek lain agar alokasi anggaran tetap produktif dan memberikan manfaat bagi daerah. Jadi secara akumulasi penyerapan, tidak ada kendala berarti," terangnya.
Menatap sisa waktu di kuartal akhir tahun 2026, Sekda memasang target optimistis terkait performa keuangan daerah. Secara komitmen batas aman, penyerapan anggaran ditargetkan mampu melampaui angka 95 persen. Namun, Pemkot Tangsel membidik capaian yang lebih maksimal demi memastikan seluruh program penataan kota dan pelayanan publik tereksekusi dengan sempurna.
"Secara target minimal kita harus di atas 95 persen. Tapi untuk mencapai posisi yang benar-benar aman dan ideal, kita dorong hingga 97 persen. Kita lihat perkembangannya di lapangan," tegasnya.
Bambang menambahkan, jajaran Pemkot Tangsel berkomitmen penuh agar seluruh kegiatan yang telah direncanakan dapat tuntas secara efektif dan efisien. Fokus utama Pemkot Tangsel bukan sekadar menyerap anggaran, melainkan memastikan kebermanfaatan setiap program dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Yang paling utama dan krusial bagi kami adalah seluruh target program yang sudah dirancang dapat tercapai dengan baik dan memberikan dampak positif nyata bagi warga Tangsel," pungkasnya.
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 18 jam yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 14 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu




