Skuad Bulutangkis Tangsel Siap Berlaga di Porprov Banten, PBSI Bidik Juara Umum
Empat Emas Jadi Incaran
SETU — Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) optimistis merebut gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten VII yang akan digelar pertengahan November mendatang. Untuk mewujudkan target tersebut, PBSI Tangsel membidik empat medali emas dari tujuh nomor yang dipertandingkan.
Ketua PBSI Kota Tangsel, Joey mengatakan, persiapan menghadapi Porprov telah dilakukan sejak jauh hari melalui pembinaan atlet secara berkelanjutan. Program latihan yang berjalan selama bertahun-tahun menjadi modal bagi Tangsel untuk bersaing dengan daerah lain dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, Tangsel memiliki sejumlah klub bulutangkis dengan fasilitas pembinaan yang memadai. Selain menjalani latihan rutin, sejumlah atlet juga tinggal di asrama sehingga program latihan dapat berjalan lebih terarah.
“Kalau untuk Porprov, dari tahun-tahun sebelumnya kita sudah persiapkan. Kita juga sudah punya diklat yang berjalan sekitar lima tahun. Jadi, anak-anak sudah dibina dan tinggal melanjutkan latihan,” ujar Joey kepada Tangsel Pos, Selasa (20/10).
Ia menjelaskan, pembinaan atlet tidak hanya dilakukan melalui latihan di klub. Para atlet juga diikutsertakan dalam berbagai kejuaraan, termasuk kompetisi berskala nasional, untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan peringkat dan poin.
Dengan pola latihan yang terstruktur tersebut, Joey menilai atlet Tangsel memiliki bekal untuk menghadapi persaingan di Porprov.
Pada Porprov mendatang, cabang olahraga bulutangkis akan mempertandingkan tujuh nomor, yakni beregu putra, beregu putri, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Dari tujuh nomor tersebut, PBSI Tangsel menargetkan empat medali emas. Joey optimistis target itu dapat tercapai dengan mengandalkan skuad yang telah dipersiapkan melalui pemantauan sejak jauh hari.
Ia menyebutkan, PBSI Tangsel tidak lagi menggelar seleksi khusus untuk menentukan atlet yang akan diturunkan. Para atlet yang masuk dalam tim Porprov telah dipantau berdasarkan kemampuan dan perkembangan prestasi mereka selama mengikuti program pembinaan serta berbagai kejuaraan.
“Targetnya empat emas. Insyaallah, dengan atlet yang ada, kita optimistis bisa meraih juara umum,” tegasnya.
Meski waktu pelaksanaan Porprov semakin dekat, Joey memastikan program latihan tetap berjalan normal. Para atlet menjalani latihan setiap hari, baik pagi maupun sore, dengan fokus utama menjaga kondisi fisik, kesehatan, dan kesiapan mental.
Di sisi lain, keikutsertaan atlet dalam sejumlah kejuaraan di luar agenda utama mulai dikurangi. Langkah tersebut dilakukan agar atlet tidak mengalami kelelahan berlebihan dan dapat berkonsentrasi menghadapi Porprov.
“Fokus saya sekarang atlet harus menjaga kesehatan. Latihan tetap pagi dan sore, tetapi kejuaraan-kejuaraan di luar yang harus diikuti juga akan kita kurangi. Porprov ini menjadi event utama kita,” jelasnya.
Joey menambahkan, pembinaan bulutangkis di Tangsel tidak hanya berorientasi pada Porprov. PBSI bersama klub-klub juga menyiapkan atlet dari berbagai kelompok umur, mulai dari pemula, remaja, taruna, hingga dewasa.
Pola pembinaan berjenjang tersebut diharapkan mampu menjaga kesinambungan prestasi sekaligus melahirkan atlet-atlet yang dapat bersaing di tingkat lebih tinggi.
Dalam persaingan Porprov, Joey menyebut Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang sebagai lawan yang patut diwaspadai. Kedua daerah tersebut dinilai memiliki tradisi persaingan kuat dengan Tangsel di cabang olahraga bulutangkis.
Karena itu, ia meminta para atlet menjaga konsentrasi dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal di luar pertandingan. Persiapan teknis yang telah dijalani harus diimbangi dengan kesiapan mental agar mereka mampu tampil maksimal.
“Pesan saya, atlet harus siap mental, fokus, dan meraih prestasi semaksimal mungkin. Jangan ke mana-mana fokusnya, langsung ke Porprov,” pungkasnya.
Di samping dukungan dari pemerintah dan organisasi olahraga, Joey berharap semakin banyak pihak swasta dan kalangan pengusaha yang ikut mendukung pembinaan bulutangkis di Tangsel. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan program latihan dan meningkatkan prestasi atlet di masa mendatang.
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




