Dipukul Raket Padel Saat Bertanding, Pria di Curug Alami Luka di Wajah
TANGERANG – Pertandingan padel di kawasan Curug, Kabupaten Tangerang, berujung aksi kekerasan. Seorang pria berinisial FS (30) dipukul menggunakan raket oleh lawan mainnya hingga mengalami luka di bagian wajah. Kasus tersebut kini ditangani polisi.
Kasi Humas Polres Metro Tangerang Selatan, Iptu Wahyuni, mengatakan laporan dugaan penganiayaan itu telah ditangani Polsek Curug. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.
"Sudah ditangani oleh Polsek Curug. Masih penyelidikan," kata Wahyuni saat dihubungi, Jumat (30/10/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi. Petugas juga berupaya memanggil pria berinisial RA yang dilaporkan sebagai pelaku untuk dimintai keterangan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian beredar luas di media sosial. Dalam video itu, terlihat pertandingan padel nomor ganda atau dua lawan dua sedang berlangsung.
Insiden bermula ketika RA terkena bola hasil pukulan FS. Meski korban terlihat menunjukkan gestur meminta maaf, situasi justru berujung keributan. RA kemudian mendekati FS dan mengayunkan raket hingga mengenai bagian wajah korban.
Istri korban, Paula, mengatakan suaminya mengalami benjol dan memar di bagian pangkal rahang dekat telinga kiri akibat pukulan tersebut.
"(Luka) benjol dan memar," ujar Paula.
Melalui unggahannya di media sosial, Paula mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan yang dialami suaminya. Ia menyebut FS sebenarnya sudah meminta maaf setelah pukulannya mengenai lawan.
"Suami aku ketemu sama orang baper di padel, nggak terima di-smash malah mukul kepala suami aku pakai raket, padahal udah say sorry," kata Paula.
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu




