Satu Setengah Tahun Jalani TC, IPSI Tangsel Siap Ukir Prestasi di Porprov
CIPUTAT – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin memantapkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Sebanyak 26 atlet telah disiapkan untuk memperkuat kontingen Tangsel pada cabang olahraga (cabor) pencak silat. Dengan persiapan melalui pemusatan latihan atau training center (TC) selama satu setengah tahun, IPSI Tangsel optimistis mampu meraih hasil terbaik dengan target menjadi juara umum.
Ketua Umum IPSI Kota Tangsel, Delima Bungsu Andy mengatakan, persiapan menghadapi pesta olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut sejauh ini berjalan dengan baik. Berbagai aspek terus diperhatikan, mulai dari kesiapan fisik dan mental atlet, pemenuhan kebutuhan gizi, hingga program latihan menjelang pertandingan.
“IPSI sejauh ini sangat siap menghadapi Porprov VII Banten. Kami terus membangun semangat atlet, kesiapan BPJS Ketenagakerjaan, asupan gizi dan vitamin, pemeriksaan kesehatan, serta program latihan yang disesuaikan dengan semakin dekatnya pelaksanaan pertandingan,” ujar Delima kepada Tangsel Pos, Selasa (3/11).
Memasuki hitungan hari menjelang pertandingan, intensitas latihan para atlet juga semakin ditingkatkan. Saat ini, para atlet menjalani latihan setiap hari dengan frekuensi hingga tiga kali dalam sehari.
Delima menjelaskan, pembinaan atlet dilakukan secara konsisten melalui Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) IPSI Tangsel yang turut terjun langsung mengawal mekanisme kepelatihan. Meski demikian, terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, terutama berkaitan dengan izin pendidikan maupun pekerjaan para atlet.
Pasalnya, atlet yang diturunkan dalam Porprov kali ini merupakan atlet kategori dewasa. Selain menjaga kondisi fisik, mereka juga dituntut mempertahankan berat badan agar tetap sesuai dengan kelas pertandingan masing-masing.
Pada Porprov VII Banten 2026, cabor pencak silat akan mempertandingkan total 20 nomor yang terbagi dalam dua kategori, yakni tanding dan jurus.
Kategori tanding terdiri dari 14 kelas, dengan rincian sembilan kelas putra dan lima kelas putri. Untuk putra, kelas yang dipertandingkan meliputi Kelas A dengan berat badan 45-50 kilogram, Kelas B di atas 50-55 kilogram, Kelas C di atas 55-60 kilogram, Kelas D di atas 60-65 kilogram, Kelas E di atas 65-70 kilogram, Kelas F di atas 70-75 kilogram, Kelas G di atas 75-80 kilogram, Kelas H di atas 80-85 kilogram, serta Kelas I 85-90 kilogram.
Sementara untuk putri, terdapat lima kelas yang dipertandingkan, yakni Kelas A dengan berat badan 45-50 kilogram, Kelas B di atas 50-55 kilogram, Kelas D di atas 60-65 kilogram, Kelas E di atas 65-70 kilogram, dan Kelas F di atas 70-75 kilogram.
Selain kategori tanding, terdapat kategori jurus yang mempertandingkan enam nomor, masing-masing tiga nomor putra dan tiga nomor putri. Nomor tersebut meliputi jurus tunggal, jurus ganda, dan jurus regu.
Dengan komposisi tersebut, IPSI Tangsel menaruh harapan besar terhadap kemampuan 26 atlet yang dipersiapkan untuk menyumbangkan medali sekaligus mengantarkan Kota Tangsel menjadi juara umum.
Delima mengungkapkan, persiapan menuju Porprov kali ini bahkan sudah dilakukan sejak satu setengah tahun lalu melalui program pemusatan latihan atau training center (TC). Langkah tersebut menjadi salah satu upaya untuk membangun kesiapan atlet agar mampu bersaing di hadapan publik sendiri.
“Dengan adanya upaya ini, saya ingin cita-cita kita semua tercapai. Sebagai tuan rumah, tentunya kita dituntut untuk menjadi juara umum satu,” tegasnya.
Dia pun berpesan agar seluruh atlet tetap konsisten menjalani latihan, menjaga kesehatan, serta memiliki mental bertanding yang kuat. Fokus terhadap target meraih medali emas di setiap nomor yang diikuti juga menjadi hal penting yang harus ditanamkan.
Pelaksanaan cabor pencak silat dijadwalkan berlangsung pada 17-21 November 2026 di GSG Youth Center Pamulang. Pertandingan tersebut terbuka untuk masyarakat umum sehingga warga Tangsel dapat datang langsung memberikan dukungan kepada para atlet.
Delima berharap seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Kota Tangsel turut memberikan dukungan agar target prestasi dapat tercapai. Menurutnya, keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh latihan, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai fasilitas penunjang yang harus dimaksimalkan.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh warga serta Pemkot Tangsel agar IPSI bisa mencapai target tersebut. Mari kita dukung agar Porprov berjalan lancar dan sukses, membawa nama baik Tangsel sebagai tuan rumah, serta para atlet terhindar dari insiden cedera,” harapnya.
Dia juga memiliki pesan khusus yang selalu disampaikan kepada para atlet agar tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang untuk meraih prestasi.
“Maju dengan segala kelebihan itu sudah biasa, tapi buat kami maju berprestasi dengan segala kekurangan itu yang luar biasa,” pungkasnya.
Olahraga | 14 jam yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 14 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Selebritis | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu



