TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Demokrat Kuasai Dua Kamar Kongres AS, Trump Akui Kekalahan

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 04 November 2026 | 13:19 WIB
Presiden Donald Trump. Foto : Ist
Presiden Donald Trump. Foto : Ist

WASHINGTON – Partai Demokrat mencetak kemenangan besar dalam pemilihan paruh waktu (midterm elections) Amerika Serikat (AS) 2026. Mereka diproyeksikan menguasai DPR dan Senat, sekaligus mematahkan dominasi Partai Republik di bawah Presiden Donald Trump.


Melansir CNN International, kemenangan Demokrat didorong anjloknya popularitas Trump. Partai oposisi itu bahkan berhasil merebut sejumlah kursi di wilayah yang selama puluhan tahun menjadi basis kuat Partai Republik.


Demokrat menang dalam perebutan kursi Senat di South Carolina, Texas, Ohio, Kansas, dan Iowa. Kemenangan di Texas dan Kansas menjadi sorotan karena kedua negara bagian tersebut telah lama tidak memilih senator dari Partai Demokrat.


Sejumlah faktor yang membebani Republik antara lain inflasi, kebijakan tarif, perang dengan Iran, serta kekhawatiran publik terhadap perilaku dan kepentingan pribadi Trump.


Survei pemilih CNN menunjukkan lebih dari 60 persen responden tidak puas terhadap kinerja Trump. Dua pertiga pemilih bahkan menilai kebijakannya memperburuk kondisi ekonomi.


Kemenangan di Senat menjadi kejutan besar. Sebelumnya, Demokrat lebih diperkirakan merebut DPR karena hanya membutuhkan tambahan tiga kursi untuk menguasai mayoritas.


Meski jumlah akhir kursi masih menunggu penghitungan suara, kendali atas dua kamar Kongres akan memberi Demokrat kekuatan untuk mengawasi pemerintahan Trump, melakukan penyelidikan, hingga menghambat pengangkatan calon hakim yang diajukan presiden.


Namun, Demokrat tetap menghadapi keterbatasan. Hak veto presiden dan aturan ambang batas 60 suara di Senat membuat mereka tidak mudah meloloskan agenda legislasi.


Trump Siap Bekerja Sama
Di tengah kekalahan Partai Republik, Trump menyatakan siap menerima hasil pemilu dan bekerja sama dengan Demokrat.


Dalam wawancara dengan The New York Times, Trump mengakui ketidakhadirannya dalam pemilihan turut menjadi penyebab kekalahan partainya.
“Saya benar-benar bersedia menerima hasil tersebut,” kata Trump.
Ia juga membuka peluang kompromi dengan Demokrat untuk menjalankan pemerintahan.


Trump mengaku tidak menyesali dukungannya terhadap sejumlah kandidat Republik yang kalah. Namun, ia mengaku terkejut melihat kekalahan Darline Graham di South Carolina.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit