TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Saatnya Jaga Kekayaan Hayati Indonesia

Oleh: Hasna MG
Editor: AY
Kamis, 05 November 2026 | 13:16 WIB
Burung Cendrawasih. Foto : Ist
Burung Cendrawasih. Foto : Ist

SERPONG - Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang diperingati setiap 5 November menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian flora dan fauna Indonesia, termasuk menjaga kelestarian habitatnya.


Peringatan ini berlandaskan Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional. Dalam keputusan tersebut, pemerintah menetapkan tiga bunga nasional, yakni melati putih sebagai puspa bangsa, anggrek bulan sebagai puspa pesona, dan padma raksasa sebagai puspa langka.


Sementara untuk satwa, komodo ditetapkan sebagai satwa nasional, ikan siluk merah sebagai satwa pesona, dan elang Jawa sebagai satwa langka.


Keanekaragaman hayati memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menopang kehidupan manusia. Manfaatnya mencakup penyediaan pangan, membantu penyerbukan tanaman, hingga menjaga keseimbangan iklim dan mengurangi risiko banjir.

 

Kupu-kupu. Foto : Ist


Pelestarian flora dan fauna bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan lembaga konservasi. Masyarakat juga dapat berkontribusi melalui langkah sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, merawat tumbuhan, tidak memperjualbelikan satwa dilindungi secara ilegal, serta mendukung kegiatan konservasi.


Peringatan ini menjadi pengingat bahwa kekayaan hayati Indonesia harus dijaga bersama. Pelestarian yang dilakukan secara berkelanjutan penting agar keseimbangan alam tetap terjaga dan manfaatnya dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit