TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Mochizuki Tinggalkan Warisan Dua Gelar AFF untuk Garuda Pertiwi

Reporter & Editor : AY
Minggu, 08 November 2026 | 06:48 WIB
Pelatih timnas Putri Indonesia Satoru Mochizuki. Foto : Ist
Pelatih timnas Putri Indonesia Satoru Mochizuki. Foto : Ist

JAKARTA – Satoru Mochizuki meninggalkan catatan manis bersama Timnas Putri Indonesia. Pelatih asal Jepang itu sukses mempersembahkan dua gelar AFF Women's Cup secara beruntun serta mengantarkan Timnas Putri U-17 lolos ke Piala Asia U-17 2027.


PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi Mochizuki yang resmi ditunjuk menangani Garuda Pertiwi pada 20 Februari 2024. Selama masa kepemimpinannya, sepak bola putri Indonesia mencatat sejumlah pencapaian penting di level internasional.


Gelar pertama diraih pada 2024 setelah Indonesia mengalahkan Kamboja 3-1 di partai final. Prestasi tersebut sekaligus menjadi trofi internasional pertama dalam sejarah Timnas Putri Indonesia.
Mochizuki kembali membawa Garuda Pertiwi berjaya pada 2026. Indonesia tampil dominan di partai final dan melibas Laos dengan skor 5-0 di Kuala Lumpur untuk mempertahankan gelar juara.


Tak hanya di level senior, kontribusinya juga terlihat pada pembinaan pemain muda. Timnas Putri U-17 berhasil mengamankan tiket ke Piala Asia U-17 2027.


Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Ketua Komite Sepak Bola Wanita, Vivin Cahyani Sungkono, menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras Mochizuki.
Menurutnya, dua gelar AFF secara beruntun dan keberhasilan tim U-17 menembus Piala Asia menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola putri Indonesia.


Vivin menegaskan, kontribusi Mochizuki tidak hanya diukur dari jumlah trofi. Pengalaman internasional, peningkatan kepercayaan diri, serta terbukanya peluang bagi pemain putri Indonesia untuk bersaing di level lebih tinggi juga menjadi bagian penting dari warisannya.


PSSI berharap pengalaman dan fondasi yang telah dibangun Mochizuki dapat menjadi modal bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia ke depan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit