TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Duloh dan Wowon Gali Kuburan untuk Para Korbannya

Oleh: Mg.1
Sabtu, 21 Januari 2023 | 16:30 WIB
Kuburan dibelakang rumah Wowon di Cianjur.
Kuburan dibelakang rumah Wowon di Cianjur.

CIANJUR -  Solihin alias Duloh (63) dan Wowon Erawan alias Aki (60), merupakan rekan dalam aksi pembunuhan berantai yang dilakukannya terhadap 9 korban.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, menjelaskan bahwa mereka berdua saling bekerja sama dalam melancarkan aksinya. Terlebih, terdapat satu tersangka lainnya, Dede (34), yang turut membantu aksi keji mereka. 

“Duloh-Aki ini adalah partner ini crime. Jadi sebenarnya para pelaku dengan korban ini sebenarnya ada keterkaitan satu dengan lain,” ujarnya, Kamis (19/1/2023). 

Sebelumnya, tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi, mengungkap kasus tersebut usai menyelidiki satu keluarga di Bekasi yang diduga keracunan. Kemudian, diketahui bahwa keluarga tersebut diracun oleh tersangka Duloh. 

Selain itu, dari penyelidikan yang dilakukan diketahui bahwa para korban rata-rata dibunuh di daerah Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat. Dede, bertugas untuk menggali lubang dan mengubur para korban. Para tersangka juga telah mempersiapkan lubang untuk mengubur keluarga yang diracun di Bekasi, letaknya pun berada di kamar belakang rumah kontrakan para pelaku. 

Saat ini, ditemukan 3 lubang yang digali untuk mengubur para korban yaitu lubang kuburan balita di Cianjur, lubang kuburan untuk Noneng dan Wiwin, dan lubang baru yang berada di Bekasi. 

Lubang kuburan untuk Bayu (2) yang merupakan anak dari salah satu korban, Ai Maemunah (40), dibuat di samping rumah Wowon di Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat. Lubang yang ditemukan dengan pintu masuk WC tersebut, berukuran sekitar 1x1 meter dengan kedalaman 1,5 meter. 

Selain itu, Noneng yang merupakan mertua dari Wowon, bersama dengan istri pertamanya, Wiwin, dikubur ke dalam lubang dengan kedalaman 3 meter dan berukuran 2x1 meter. Diketahui, Noneng dan Wiwin dieksekusi di rumah Duloh pada malam yang sama.

Kemudian, terdapat lubang baru yang ditemukan di rumah kontrakan Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi. Para tersangka menyiapkan lubang berukuran 2x1 meter dengan kedalaman 3 meter di bagian belakang rumah yang dikontrak oleh Wowon bersama Ai Maemunah, dan anak-anaknya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo