TangselCity

Ibadah Haji 2024

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Nolong Anak Yang Kecebur, Ayah Ikut Hanyut Terseret Arus

Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Laporan: Idral Mahdi
Selasa, 23 Mei 2023 | 07:30 WIB
Tim penyelamatan gabungan tengah melakukan pencarian korban hanyut di Pamulang. Korban merupakan ayah dan anak. (dra)
Tim penyelamatan gabungan tengah melakukan pencarian korban hanyut di Pamulang. Korban merupakan ayah dan anak. (dra)

PAMULANG-Ayah dan anak meninggal dunia akibat terseret arus di saluran drainase Jalan Lombok, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (21/5) malam.

Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras yang mengguyur Kota Tangsel di malam itu. Sang ayah, Rasam (37), melihat anaknya yakni, D (4), bermain air hujan dan terjatuh ke saluran air.

Rasam yang melihat anaknya hanyut langsung melompok ke saluran air itu untuk menyelamatkannya. Namun malang, Rasam ikut terseret arus yang deras dan ditemukan sudah tak bernyawa oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel saat melakukan pencarian.

Sekretaris BPBD Kota Tangsel, Andi Setiawan mengatakan, kejadian ini bermula saat bocah itu sedang main mandi hujan. Ia jatuh terpeleset ke saluran air yang berarus kencang karena hujan.

“Jadi anak itu jatuh, hanyut dan orang tuanya coba menolong. Ternyata Rasam juga ikut terseret arus drainase. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada radius kurang lebih 3 kilometer dari lokasi kejadian,” paparnya.
Ia menerangkan, upaya pencarian dilakukan dengan metode menyusuri aliran Kali Pesanggrahan di sepanjang aliran saluran air tersebut hingga radius 3 km dari lokasi kejadian. Setelah Rasam ditemukan, tim masih melanjutkan pencarian terhadap D, hingga akhirnya ditemukan pada Senin (22/5) pada pukul 11.45 WIB sudah terbawa arus lebih jauh yaitu, sejauh 4,5 kilo meter lebih.

"Jasad korban kita temukan dalam kondisi mengapung pada pertemuan saluran air dan Kali Pesanggrahan. Kemudian kami evakuasi menuju rumah duka untuk kita serahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.

Andi menceritakan, pencarian dilakukan tim SAR dengan membagi dua tim. Tim pertama menyisir saluran air hingga 3 km dari lokasi. Sedangkan, tim kedua menyisir menggunakan perahu karet pada aliran Kali Pesanggrahan hingga radius 1,5 km.
"Puluhan personel SAR gabungan dikerahkan dalam upaya pencarian di antaranya terdiri dari BPBD Kota Tangsel, Satpol PP Tangsel, Karang Taruna Ciputat Timur, dan masyarakat lainnya," pungkasnya.

Peringati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke 115, Polres Tangsel menggelar upacara peringatan harkitnas dengan pada senin (22/5) pagi. (dra)
Pos Sebelumnya:
Peringati Harkitnas Ke-115
Pos Berikutnya:
Belanda Tertinggi
Ilutrasi tinggi badan. Foto : Ist
Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo