TangselCity

Ibadah Haji 2024

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Hari ini Jamaah Haji Kloter 10 Kota Tangsel Dilepas Wali Kota

Laporan: Sudin Antoro
Kamis, 25 Mei 2023 | 07:00 WIB
Suasana pelepasan jamaah haji Tangsel pada tahun haji 2022 lalu. (din)
Suasana pelepasan jamaah haji Tangsel pada tahun haji 2022 lalu. (din)

SERPONG-Hari ini Kamis (25/5) jamaah haji Tangsel gelombang pertama yang tergabung dalam kloter 10 JKG dilepas. Pelepasan dijadwalkan siang selepas Dzuhur, di Masjid  Baiturrahmi, Gedung Islamic Center, Serpong Kota Tangsel.
Hal itu disampaikan Humas Kemenag Tangsel, Humas Kemenag Kota Tangsel, H. Azharul Fuad, S.Ag  bahwa sesuai jadwal Kamis (hari ini) kloter 10 JKG asal Tangsel dilepas oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Kloter 10 JKG akan membawa sebanyak 393 sudah termasuk petugas haji daerah.
“Gelombang pertama kloter 10 JKG sebanyak sembilan bus di kelas besok siang (hari ini red). Acara pelepasan diawali dengan Salat Dzuhur bersama, kemudian selepas itu dilakukan pelepasan. Dijadwalkan pukul 15.00 WIB rombongan sudah masuk Asrama Haji di Pondok Gede,” ia menyampaikan.

Esok harinya, tepat pada Jumat 26 Mei 2023 jamaah bertolak ke Tanah Suci Mekkah. Keberangkatan pukul 15.30 WIB dan dijadwalkan tiba pukul 21.30 wib di Bandara Madinah, Arab Saudi, dengan nomor penerbangan GIA 7306, total Jamaah 383 orang, serta ada 10 orang sebagai Tim Petugas Haji Daerah (TPHD).
“Sedangkan kepulangannya, sebagaimana yang telah dijadwalkan, melalui Bandara Jeddah pada 6 Juli pukul 23.00. Tiba di Bandara Soekarno Hatta pada 7 Juli pukul 13.50 WIB dengan nomor penerbangan GIA 7408,” jelasnya.

Untuk gelombang kedua, kloter 28 JKG kebangkat dari Tangsel pada 1 Juni pukul 21.00 WIB menuju Asrama Haji Pondok Gede. 2 Juni pukul 21,25 WIB bertolak dari Bandara Soekarno Hatta dan tiba di Bandara Madinah, Kota Mekkah, Arab Saudi pada 3 Juni pukul 03.15 waktu setempat. Nomor penerbangan  GIA 7324 dengan jumlah jamaah sebanyak 383 dan 10 petugas.
“Jadwal kepulangannya berangkat dari Bandara Jeddah pada 14 Juli pukul 04.10 waktu setempat dan diprediksi tiba di Bandara Soekarno Hatta 19.00 WIB, dengan nomor penerbangan GIA 7424 dengan keberangantan dan penjemputan sebanyak Sembilan bus,” dirinya merinci.

Sedangkan gelombang ketiga masuk pada kloter 53 JKG, dilepas dari Kota Tangsel pada 12 Juni pukul 09.00WIB. Bertolak ke tanah suci, pada 13 Juni 09. 00 WIB. Diprediksi tiba pada 14.40 waktu setempat pada tanggal 13 Juni di Bandara Jeddah Arab Saudi, dengan nomor penerbangan GIA 7345. Jumlah Jamaah sebanyak 182 orang, di tambah petugas sebanyak 7 orang. Pada kloter ini jamaah asal Tangsel bakal bergabung dengan jamaah dari wilayah lain di Banten.
“Adapun untuk kepulangan ke tanah air pada 25 Juli pukul 15.05 WIB tiba di bandara Soekarno Hatta, dengan nomor penerbangan GIA 7445. Bertolak dari Tanah Suci, melalui Bandara Madinah pada pukul 22.40 waktu setempat pada 24 Juli,” imbuhnya.

Untuk gelombang ke empat atau kloter 55 JKG, pada 13 Juni. Tiba di Asrama dijadwalkan pukul 08.00WIB. esok harinya, kloter 55 JKG bergabung dengan Jamaah asal kabupaten kota di Banten ini bertolak ke Tanah Suci pukul 05.05 WIB. Tiba di Bandara Jeddah, Arab Saudi  pada 14 Juni pukul 10.45 waktu setempat dengan nomor penerbangan GIA 7346.
“Demikian juga jamaah haji asal Tangsel pada kloter 55 JKG atau yang terakhir ini sebanyak 49 orang, nanti bergabung dengan jamaah dari wilayah lain yang ada di Banten. Untuk petugasnya berjumlah 9 orang. Untuk jadwal kepulangan pada 25 Juli pukul 10.40 waktu setempat di Bandara Madinah Arab Saudi. Dan pada 26 Juli pukul 03.05 dengan penerbangan GIA 7446 tiba di Tanah Air,” kembali Fuad menjelaskan.

Jelang keberangkatan Kemenag Bina Karom dan Karu

Sementara itu, menjelang keberangkatan jamaah haji Tangsel, Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Tangsel, mengadakan acara Pembinaan Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) bertempat di Aula Al-Mabrur, Masjid Agung Al Mujahidin Pamulang.
Karom adalah jemaah haji yang diberi tugas tambahan mengkoordinir jemaah dalam 4 regu. Sedang Karu adalah jemaah yang diberi tambahan tugas mengkoordinir 11 orang jemaah. Dalam satu Kloter terdapat 10 Karom dan 40 Karu.

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Dedi Mahfudin, dan dihadiri Kasubag TU, Asep Azis Nasser, Kasi PHU, M. Bahtera Yudha, dan Kabag Kesra Pemkot Tangsel, Yahya Sutaemi.
Dalam arahannya Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Dedi Mahfudin mengingatkan tentang tugas Karom dan Karu baik sebelum berangkat, saat di tanah suci, hingga kembali ke tanah air.
“Saya berharap para Karom dan Karu dapat mengkoordinir anggotanya, baik sebelum berangkat, saat di tanah suci, hingga kembali ke tanah air. Ingatkan barang bawaan kepada anggotanya, jangan sampai salah bawa dan salah memasukkan barang bawaan ke koper dan tas haji,” ujar Kepala Kantor.
Dirinya menambahkan bahwa tugas Karom dan Karu adalah selalu memastikan anggotanya lengkap sebelum melakukan kegiatan apapun. “Karom dan Karu harus memastikan seluruh anggotanya lengkap. Harus diabsen sebelum melakukan kegiatan apapun. Jika ada kejadian luar biasa yang dialami anggotanya agar segera dikomunikasikan kepada ketua Kloter dan petugas lainnya,” tegasnya.

Ditambahkannya, Kementerian Agama tahun ini memasang tagline #HajiRamahLansia. Oleh karenanya Karom dan Karu harus lebih memprioritaskan para lansia.
“Tentunya bukan hanya tugas Karom dan Karu, tapi seluruh jemaah haji yang masih muda harus lebih memprioritaskan yang lansia, saling bahu membahu, saling membantu, jangan pelit berbuat kebaikan di tanah suci,” ujarnya.

Pembinaan Karom dan Karu ini dalam rangka memberi pengarahan dan pengetahuan tentang tugas para Karom dan Karu, baik sebelum berangkat, saat di tanah suci, hingga kembali ke tanah air. Hal ini dilakukan agar jemaah haji mendapatkan pelayanan yang baik, sehingga dapat melaksanakan manasik haji dengan aman dan nyaman, dan kembali ke tanah air dengan selamat dengan predikat haji yang mabrur.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo