TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Kisah Engky Si Tukang Ojek Pengidap Obesitas di Tangerang Dengan BB 230 Kg

Laporan: Gema
Kamis, 11 Januari 2024 | 17:12 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

TANGERANG - Engky (34), yang merupakan seorang tukang ojek di kawasan Tangerang, Banten, mengalami obesitas hingga berat badannya mencapai di angka 230 kilogram. Ia mengalami infeksi dan pembengkakan akibat obesitas yang dideritanya. 

Ketua RT setempat, Sarwono, menjelaskan bahwa Engku merupakan sosok tulang punggung keluarganya usai sang ayah meninggal dunia. Engky juga sudah mulai mengalami kesulitan dalam beraktivitas sejak satu tahun yang lalu. 

Saat ini, ia sudah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang pada Senin (8/1) kemarin akibat pembengkakan pada tubuhnya yang membuat dirinya tak bisa bergerak. 

"Dia sudah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang kemarin dengan menggunakan ambulans, supaya dapat penanganan medis," kata Sarwono. 

Sejumlah dokter spesialis seperti tim spesialis IGD, dokter spesialis penyakit dalam, hingga spesialis bedah dan gizi pun turun tangan menangani Engky. 

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kabupaten Tangerang, Mohamad Rifki, mengatakan saat ini dokter sedang mendalami riwayat penyakit bawaan Engky untuk melakukan penanganan dengan cepat dan tepat. 

"Kedua kaki pasien bengkak, terutama kiri, karena sebelah kiri itu memang lebih besar, mungkin karena kurangnya higenis sehingga menimbulkan infeksi," kata Rifki. 

"Kami juga akan cari dalemannya seperti apa, sehingga penanganan lebih cepat," lanjutnya. 

Engky juga sempat menjalani operasi medis di RSCM Jakarta pada 2021 lalu terkait masalah pada kakinya. Namun pada saat itu, ia mengalami kendala biaya dan pengobatan diputus begitu saja. 

Pihak RSUD Kabupaten Tangerang juga akan berkoordinasi dengan RSCM untuk menangani Engky. 

"Kalau pasien butuh penanganan multi disiplin, akan kami evaluasi setiap harinya dan kalau memungkinkan bisa ditangani secara komprehensif disini. Tapi kalau penanganan lebih spesifik kita akan koordinasi dengan ke RSCM," jelasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo