TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Majunya Pendidikan Pertanda Kuatnya Sebuah Bangsa

Oleh: Bayu Anggara, S.Pd
Kamis, 08 Februari 2024 | 10:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

SERPONG - Pendidikan merupakan salah satu pondasi terkuat sebuah sebuah negara, Sebagaimana tertuang dalam undang  UU No. 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat 1 yang menyebutkan “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara” apabila pendidikan maju disebuah negara tersebut otomatis bidang lain akan menyusul.

Mengapa demikian? Sebagai contoh untuk mendapatkan ekonomi yang stabil atau ekonomi yang kuat, maka kita perlu seorang ekonom yang cerdas yang faham akan perkembangan pasar internasional, faham akan digital currency, dan kebijakan ekonomi lainnya.

Seorang ekonom yang cerdas demikian, tidak akan tercipta atau lahir dengan sendirinya melainkan diperlukan proses yang panjang melewati beberapa tahap, pengalaman, serta evaluasi. Hal ini tentu diperoleh dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari tingkat dasar sampai ke perguruan tinggi. Disinilah peran pendidikan sangat menentukan bagaimana masa depan seseorang bahkan sebuah negara.

Dalam menjalani proses pendidikan yang baik tentu juga dipenaruhi oleh sistem pendidikan yang baik pula, kita bekaca dari sistem pendidikan negara maju yang pendidikannya juga maju seperti Inggris tidak heran lagi di negara ini banyak universitas terkenal dunia yaitu University of Oxford, Cambridge, College london, dll.

Dari sinilah banyak melahirkan tokoh-tokoh cendekiawan, politikus, ekonom, dokter, seniman dan orang hebat lainnya tentu hal ini diperkuat dengan sistem pendidikan yang baik dan kurikulum yang bagus, bukan berfokus pada hasil tes ujian peserta didik saja melainkan berpatokan terhadap skill yang dimiliki peserta didik.

Selanjutnya Negara Finlandia di Negra ini menganut filosofi pendidikan “ Test Less Learn More” (kurangi tes perbanyak belajar). Guru di Finlandia juga mempunyai kualifikasi yang memadai yaitu seorang guru harus mempunyai kualifikasi Master.

Didalam kelas juga terdapat tiga guru yang mempunyai tugas yaitu dua orang berfokus kepada materi pelajaran sedangkan satu orang membimbing siswa yang keterlambatan dalam pelajarannya.

Kemudian Amerika Serikat rata-rata pelajar di Amerika Serikat sebelum mereka memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, mereka akan menemui penasehat pendidikan atau konselor. Hal ini sangat tepat dilakukan agar mereka mendapat pengarahan dalam memutuskan jenjang pendidikan selanjutnya yang sesuai dengan minat bakat peserta didik.

Proses dalam menjalani pendidikan inilah nantinya yang akan mempengaruhi gaya berfifkir seseorang kedepan, dengan demikian telah tampak betapa urgentnya sebuah pendidikan dalam menopang kemajuan suatu bangsa. Bahkan pendidikan menjadi tolok ukur seberapa kemajuan sebuah negara tersebut.

Apabila pendidikan didalam negara itu lemah, maka ini pertanda lemahnya sebuah bangsa. Oleh karena itu penanaman nilai karakter dalam pendidikan sangat penting untuk setiap warga negara, bukan hanya berorientasi pada nilai yang tertulis sebagai variabel diatas kertas atau hasil ujian semata, tanpa melihat bagaimana proses mendapatkan skor hasil belajar tersebut, apakah diraih dengan cara yang jujur atau sebaliknya berbuat curang.

Kita tidak kekurangan orang pintar, tetapi kekurangan orang jujur. Hal ini akan berefek kepada masa depan seseorang yang lulus dengan cara tidak jujur, dimasa mendatang kita akan melihat banyak pasien meninggal ditangan dokter yang tidak jujur, banyak bangunan yang ambruk ditangan arsitek yang tidak jujur, banyak kerugian ekonomi ditangan akuntan yang tidak jujur, banyak koruptor yang tersebar akibat ulah pejabat yang tidak jujur, kita kehilangan keadilan ketika jabatan hakim dipegang oleh hakim yang lulus dengan tidak jujur, bahkan bisa jadi rakyat sangat menderita apabila mendapatkan presiden yang tidak jujur. Dengan demikian semua lini kehidupan berbangsa bernegara ini akan bermuara semua kepada pendidikan.

Tidak berlebihan rasanya jika dikatan bahwa untuk memeperbaiki negara yang rusak mulailah dengan memperbaiki pendidikannya, begitu pula sebaliknya apabila ingin melihat hancurnya sebuah negara tidak perlu menjatuhkan bom Nuklir melainkan cukup hancurkan dan berantakan sistem pendidikannya maka negara itu ikut hancur dengan sendirinya. Maka dari itu peran kita sebagai warga negara yang baik, yang menginginkan negara ini berdiri dengan kokoh bahkan bisa sejajar dengaan bangsa besar lainnya. Baik dari segi  ekonomi maupun dari segi politik. Kita mulai dengan memperbaiki pendidikan bangsa kita. Walaupun tidak semua dari kita sekarang ini adalah guru, tapi sedtidaknya kita harus mempunyai prinsip setiap tempat adalah sekolah dan setiap kita dalah guru, miimal guru untuk keluarga kita ataupun lingkungan tempat tinggal kita.

Dengan hal ini penulis berharap kita semua bangsa Indonesia menyadari betapa bermanfaatnya pendidikan dalam kemajuan bangsa kita, apalagi diera modernisasi sekarang, perkembangan zaman, teknologi yang semakin canggih, tentu membutuhkan pola pikir sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengimbangi kemajuan tersebut.

Harapan kita bersama pendidikan dapat tersebar luas dan merata keseluruh penjuru tanah air, sehingga bangsa ini banyak melahirkan orang-orang hebat yang mengharumkan nama bangsa. Serta menciptakan generasi yang expert pada bidang-bidang tertentu, bisa bersaing dalam dunia internasional, semua itu bisa terwujud jika tujuan pendidikan dan cita-cita negara kita berjalan dengan semestinya

Komentar:
Berita Lainnya
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo