TangselCity

Ibadah Haji 2024

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Banteng Nggak Terganggu, Hasto Dipanggil KPK Dan Polisi

Laporan: AY
Kamis, 06 Juni 2024 | 10:55 WIB
Hasto Kristiyanto saat berada di Polda Metro Jaya. Foto : Ist
Hasto Kristiyanto saat berada di Polda Metro Jaya. Foto : Ist

JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) menjamin kerja-kerja politiknya tetap lancar, meski Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto dipanggil Polda Metro Jaya dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berbagai kegiatan partai tetap berjalan, termasuk soal Pilkada 2024.

“Tak mengganggu persiapan PDIP menyambut Pilkada 2024,” ujar Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin.

Ketua Badan Anggaran DPR ini memastikan, Sekjen Hasto taat terhadap proses hukum. Dia mengungkapkan kembali pesan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekanoputri kepada semua kadernya untuk tidak melanggar hukum.

“Ibu Megawati berserta selu­ruh jajaran ke bawah dipastikan jangan sekali-kali melanggar hu­kum, taati hukum. Jika ada pang­gilan polisi, ada panggilan KPK, ada panggilan kejaksaan, datang dengan gagah,” ungkapnya.

Politisi Banteng ini menegas­kan, terlalu jauh jika pemang­gilan Hasto ini diasumsikan sebagai bentuk penjegalan terhadap PDIP. “Jangan buru-buru membuat praduga atau hipotesa yang kemudian melenceng jauh. Yang sebenarnya biasa saja men­jadi tidak biasa," pungkasnya.

Sebelumnya, pernyataan ber­beda disampaikan Juru Bicara PDIP, Chico Hakim. Dia men­duga, pemanggilan Hasto oleh Polda Metro Jaya terkait dengan pernyataannya saat melayani wawancara salah satu televisi swasta merupakan upaya pem­bungkaman suara-suara kritis. "Kami menduga ini sebagai bagian dari upaya pembungka­man suara-suara kritis terkait pelanggaran, kecurangan, dan intervensi aparat negara dalam penyelenggaraan pemilu 2024 kemarin," katanya.

Chico menilai, pernyataan yang disampaikan Hasto sudah menjadi perbincangan di ma­syarakat. Selain itu, Hasto juga menyampaikan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan dan men­jadi bahan diskursus di kalangan akademisi, budayawan, dan ke­lompok masyarakat sipil lainnya.

Bahkan, dia menambahkan, pernyataan Hasto juga menjadi sebagian substansi dari pendapat berbeda (dissenting opinion) tiga Hakim Konstitusi dalam putusan sengketa pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). Terlebih, pernyataan Hasto di­lakukan saat melayani wawan­cara media.

Diketahui, Hasto selaku Sekjen PDIP memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong. Hasto tiba di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya didampingi sejumlah kuasa hukum, Selasa (4/6/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Saya hadir didampingi pena­sihat hukum dari badan penasihat hukum dan Advokasi Rakyat PDI Perjuangan, tapi juga ada penasihat hukum saya pribadi," ujar Hasto kepada awak media di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2024).

Sementara KPK mengatakan tim penyidik akan mengonfirma­si Hasto Kristiyanto terkait in­formasi baru menyangkut Harun Masiku. Harun merupakan man­tan kader PDIP yang menjadi tersangka suap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2019,Wahyu Setiawan. Namun, Harun melarikan diri sehingga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK se­lama empat tahun terakhir.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo