TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Gelombang Penyaluran BLT BBM di Tangsel Belum Usai, 34 Ribu Lebih KPM Jadi Sasaran

Laporan: Rachman Deniansyah
Kamis, 22 September 2022 | 15:06 WIB
Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Apendi. (Ist)
Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Apendi. (Ist)

CIPUTAT, Gelombang penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) atas pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) bagi warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel), belum usai. 

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel, Apendi saat diwawancari, Kamis (22/9/2022). 

"Mengenai BLT BBM, ada tiga sub pembagiannya. Ada yang bersumber dari (pemerintah) Pusat, Provinsi Banten, dan ketiga ada dari Pemkot Tangsel," papar Apendi. 

Pertama penyaluran BLT BBM yang bersumber dari Pemerintah Pusat, kata Apendi, sudah berlangsung sejak 7 September 2022 lalu. 

"Dan sekarang masih berjalan. Jumlahnya untuk Pusat sampai kemarin kurang lebih 23 ribuan (keluarga). Itu sudah berjalan sudah hampir 90 persen, yang mengadakan melalui Kantor Pos," jelasnya. 

Sedangkan penyaluran yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Banten, menyasar kepada sebanyak 4.061 keluarga penerima manfaat (KPM). 

"Nah kemarin awal pertama sudah dilaksanakan di Samsat (Serpong) dengan Pak Pj Gubernur dan Pak Wakil, secara simbolis dulu. Kemarin disalurkan kepada seratus KPM dahulu," tuturnya. 

Sementara terakhir dari Pemkot Tangsel, lanjut Apendi, terdapat 7.025 KPM yang terdata menjadi penerima BLT BBM. 

"Insya Allah akan dilaksanakan mulai bulan Oktober. Menunggu APBD perubahan," imbuhnya. 

Apendi mengatakan, tak ada yang berbeda untuk jumlah besaran yang disalurkan. Namun, untuk tahapannya mungkin berbeda. 

"Intinya kita besarannya sama Rp600 ribu. Selama empat bulan secara berangsur. Kalau Kantor Pos (pusat) kan Rp300 ribu perbulan selama dua bulan," kata Apendi. 

Dari ketiga jenis penyaluran itu, maka totalnya terdapat lebih dari Rp34 ribuan KPM di Tangsel yang bakal menerima bantuan atas pengalihan subsidi BBM ini. 

Apendi memastikan bahwa dari puluhan ribu KPM tersebut, tak akan ada data yang ganda.

"Antara yang dari Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota itu tidak ada yang double (ganda). Kita sudah sandingkan, jadi misal di pusat si A dapat dari Pusat, besok enggak akan dapat lagi," jelasnya.
[20.09, 22/9/2022] rachman deniansyah: Bang gawat. Revisi bang ijin wkwkwkw
[20.10, 22/9/2022] rachman deniansyah: Gelombang Penyaluran BLT BBM di Tangsel Belum Usai, 34 Ribu Lebih KPM Jadi Sasaran

CIPUTAT, Gelombang penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) atas pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) bagi warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel), belum usai. 

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel, Apendi saat diwawancari, Kamis (22/9/2022). 

"Mengenai BLT BBM, ada tiga sub pembagiannya. Ada yang bersumber dari (pemerintah) Pusat, Provinsi Banten, dan ketiga ada dari Pemkot Tangsel," papar Apendi. 

Pertama penyaluran BLT BBM yang bersumber dari Pemerintah Pusat, kata Apendi, sudah berlangsung sejak 7 September 2022 lalu. 

"Dan sekarang masih berjalan. Jumlahnya untuk Pusat sampai kemarin kurang lebih 23 ribuan (keluarga). Itu sudah berjalan sudah hampir 90 persen, yang mengadakan melalui Kantor Pos," jelasnya. 

Sedangkan penyaluran yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Banten, menyasar kepada sebanyak 4.061 keluarga penerima manfaat (KPM). 

"Nah kemarin awal pertama sudah dilaksanakan di Samsat (Serpong) dengan Pak Pj Gubernur dan Pak Wakil, secara simbolis dulu. Kemarin disalurkan kepada seratus KPM dahulu," tuturnya. 

Sementara terakhir dari Pemkot Tangsel, lanjut Apendi, terdapat 7.025 KPM yang terdata menjadi penerima BLT BBM. 

"Insya Allah akan dilaksanakan mulai bulan Oktober. Menunggu APBD perubahan," imbuhnya. 

Apendi mengatakan, tak ada yang berbeda untuk jumlah besaran yang disalurkan. Namun, untuk tahapannya mungkin berbeda. 

"Intinya kita besarannya sama Rp600 ribu. Selama empat bulan secara berangsur. Kalau Kantor Pos (pusat) kan Rp300 ribu perbulan selama dua bulan," kata Apendi. 

Dari ketiga jenis penyaluran itu, maka totalnya terdapat lebih dari Rp34 ribuan KPM di Tangsel yang bakal menerima bantuan atas pengalihan subsidi BBM ini. 

Apendi memastikan bahwa dari puluhan ribu KPM tersebut, tak akan ada data yang ganda.

"Antara yang dari Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota itu tidak ada yang double (ganda). Kita sudah sandingkan, jadi misal di pusat si A dapat dari Pusat, besok enggak akan dapat lagi," jelasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo