TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Letda Zakaria, Anak Kuli Bangunan Yang Lolos Tes Seleksi Perwira Karier TNI

Laporan: AY
Selasa, 18 Oktober 2022 | 16:27 WIB
Letnan Dua Psahril Zakaria. Foto : Istimewa
Letnan Dua Psahril Zakaria. Foto : Istimewa

NTT - Perjuangan Sahril Zakaria, alumnus UIN Alauddin Makassar yang berhasil menembus seleksi Perwira Karier TNI Tahun 2022 patut diacungi jempol.

Letnan dua yang terlahir dari keluarga tidak mampu itu harus merasakan getirnya hidup tak berkecukupan, apalagi saat mendaftar menjadi prajurit TNI.

Seperti dilihat dari kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Letda Sahril Zakaria merupakan seorang anak kuli bangunan asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mampu menembus ketatnya seleksi prajurit TNI melalui jalur Perwira Karier TNI.

"Sebenarnya kebahagiaan ini mau dipersembahkan untuk orangtua," kata Letda Sahril.

Ia mengatakan, saat pelantikan Prasetya Perwira Prajurit Karier TNI Tahun 2022, dirinya tidak bisa mempersembahkan langsung hasil perjuangannya kepada kedua orang tuanya

Perjuangan Sahril Zakaria, alumnus UIN Alauddin Makassar yang berhasil menembus seleksi Perwira Karier TNI Tahun 2022 patut diacungi jempol.

Letnan dua yang terlahir dari keluarga tidak mampu itu harus merasakan getirnya hidup tak berkecukupan, apalagi saat mendaftar menjadi prajurit TNI.

Seperti dilihat dari kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Letda Sahril Zakaria merupakan seorang anak kuli bangunan asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mampu menembus ketatnya seleksi prajurit TNI melalui jalur Perwira Karier TNI.

"Sebenarnya kebahagiaan ini mau dipersembahkan untuk orangtua," kata Letda Sahril.

Ia mengatakan, saat pelantikan Prasetya Perwira Prajurit Karier TNI Tahun 2022, dirinya tidak bisa mempersembahkan langsung hasil perjuangannya kepada kedua orang tuanya

Hal tersebut dikarenakan kedua orang tuanya tidak bisa datang menghadiri pelantikan, karena terhalang masalah biaya dan lain sebagainya.

"Perjuangan saya rasanya tidak tuntas, karena semua orang ingin menghadirkan orangtuanya di sini," ujar lulusan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin tersebut.

Sebelum menjadi seorang perwira TNI, Sahril Zakaria tercatat sebagai mahasiswa di UIN Makassar. Selama menjadi mahasiswa, ia juga bekerja sebagai penjaga di salah satu konter handphone.

Hal itu ia lakukan agar bisa terus melanjutkan pendidikannya. Kondisi keuangan keluarga yang tidak stabil mengharuskan pemuda asal Desa Kalikur, Pulau Lembata, NTT itu bekerja keras.

Bahkan, sebetulnya cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan usai tamat sekolah menengah atas (SMA) sempat terancam, karena alasan finansial.

Namun, berbekal tekad dan semangat yang tinggi ia merantau ke Makassar untuk bekerja sebagai penjaga konter atau toko. Setelah setahun bekerja, Zakaria mendaftar ke perguruan tinggi hingga akhirnya diterima. (AY/rm.id)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo