TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Prabowo Minta Maaf Belum Bisa Kunjungi Seluruh Titik Bencana di Sumatera

Reporter & Editor : AY
Kamis, 01 Januari 2026 | 14:34 WIB
Presiden Prabowo ketika memimpin rapat di Aceh Tamiang pada Kamis 1-1-2026. Foto : Tim Media Presiden
Presiden Prabowo ketika memimpin rapat di Aceh Tamiang pada Kamis 1-1-2026. Foto : Tim Media Presiden

ACEH – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena belum dapat mengunjungi seluruh wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

 

Permohonan maaf tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi terbatas terkait pembangunan hunian sementara (huntara) oleh Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

 

“Saya mendapat laporan dari Mendagri dan para gubernur bahwa banyak kabupaten mempertanyakan mengapa Presiden belum sampai ke wilayah mereka. Saya mohon maaf, karena memang belum bisa mengunjungi semua titik,” ujar Prabowo.

 

Prabowo menjelaskan, dalam penanganan pascabencana pemerintah memprioritaskan kunjungan ke daerah-daerah yang mengalami dampak paling parah. Hingga saat ini, Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang paling sering dikunjungi karena tingkat kerusakan yang cukup besar.

 

“Saya memilih, dan juga disarankan, untuk hadir di tempat-tempat yang sedang berlangsung kegiatan penting. Bukan berarti daerah lain tidak mengalami kesulitan besar,” katanya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan komitmennya untuk tetap mengunjungi daerah-daerah lain yang terdampak signifikan.

 

“Saya sudah sampaikan kepada Mendagri dan para gubernur, insya Allah daerah-daerah dengan dampak besar akan saya datangi,” pungkasnya.

 

Kemajuan Penanganan Bencana

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kemajuan penanganan bencana di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Tapanuli Selatan. Di hadapan warga terdampak, ia menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi desa yang terisolasi di wilayah tersebut.

 

“Di Tapanuli Selatan dan secara umum di Sumatera Utara, sebagian besar akses sudah pulih. Dari puluhan desa yang sebelumnya terputus, kini dilaporkan tinggal sekitar lima desa yang masih belum tersambung,” ujar Prabowo saat berada di Tapanuli Selatan, Rabu (31/12/2025).

 

Prabowo turut mengapresiasi pembangunan jembatan darurat yang berhasil diselesaikan dalam waktu singkat.

 

“Saya melihat langsung jembatan yang baru dibangun. Biasanya pekerjaan seperti ini membutuhkan waktu tiga minggu hingga satu bulan, namun kali ini bisa diselesaikan dalam sekitar sepuluh hari. Ini luar biasa,” katanya.

 

Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, masyarakat, Kementerian PUPR, BNPB, hingga kementerian dan lembaga terkait lainnya.

 

Pada kesempatan itu, Prabowo yang juga merayakan malam Tahun Baru bersama warga Tapanuli Selatan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban bencana. Ia kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk segera membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak maupun hilang.

 

“Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah warga. Rumah yang hilang akan diganti, yang rusak akan kita bantu. Saya cukup optimistis, kecepatan pemulihan kita berjalan dengan baik,” tutup Presiden.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit