TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Siapkan Teknologi RDF di Sejumlah TPS3R

Reporter & Editor : Redaksi
Jumat, 09 Januari 2026 | 08:15 WIB
Petugas TPST Neroktog memasukan sampah ke alat pencacah sampah untuk dijadikan kompos, Kamis (8/1).
Petugas TPST Neroktog memasukan sampah ke alat pencacah sampah untuk dijadikan kompos, Kamis (8/1).

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan sampah. Salah satunya, pada tahun 2026 ini akan mengimplementasikan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) di sejumlah Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse dan Recycle (TPS3R) di Kota Tangerang.

 

Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Iwan menuturkan, Pemkot Tangerang berusaha menambah kapasitas pengelolaan sampah berbasis teknologi di sejumlah TSP3R yang tersebar di berbagai wilayah untuk mengurangi jumlah volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing secara jangka panjang.

 

Pemkot Tangerang menargetkan penggunaan teknologi RDF dapat diimplementasikan di empat lokasi TPS3R terpilih, sehingga diperkirakan dapat mengolah sekitar 200 ton sampah dari sumber setiap harinya.

 

“Kami akan menerapkan terobosan baru, jadi penggunaan teknologi RDF tidak hanya ada di TPA Rawa Kucing. Namun, teknologi RDF akan dipakai di empat titik TPS3R yang tersebar di berbagai area di Kota Tangerang, seperti di TPS3R Benua, Dongkal dan sebagainya,” ujar Iwan, Kamis (8/1).

 

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang sendiri telah memiliki tujuh TPS3R yang telah menerapkan pengolahan sampah organik menggunakan mesin pencacah biasa berskala kecil sampai menengah. Meski begitu, sejumlah TPS3R tersebut telah terbukti berhasil mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dari sumber bahkan menghasilkan potensi ekonomi lokal, lewat pengolahan sampah organik maupun anorganik yang disalurkan ke industri daur ulang.

 

“Kami terus berupaya memperluas kapasitas pengelolaan sampah organik dan maupun anorganik di tingkat sumber. Sampai sekarang, kita hanya menggunakan mesin pencacah biasa, ke depannya akan menggunakan teknologi sehingga pengolahan sampahnya bisa lebih maksimal,” tambahnya.

 

Selain itu, Pemkot Tangerang akan mengawal rencana implementasi teknologi RDF di sejumlah TPS3R dapat direalisasikan dalam waktu dekat untuk mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan terbebas dari sampah.

 

“Kami berharap penggunaan teknologi RDF di sejumlah TPS3R dapat mengolah sampah langsung dari sumbernya sehingga sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing hanya tinggal residunya. Langkah tersebut dinilai menjadi solusi efektif untuk memperpanjang masa layak operasional TPA Rawa Kucing ke depannya,” pungkasnya.

Pos Berikutnya:
Pilihan Baru
Dahlan Iskan
Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit