TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Prabowo Minta Jumlah Beasiswa Mahasiswa Diperbanyak, Termasuk KIP-K

Reporter & Editor : AY
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:52 WIB
Sambutan Presiden Prabowo pada acara Dialog bersama 1.100 Akademisi di Istana Negara, Kamis (15/1/26). Foto : Ist
Sambutan Presiden Prabowo pada acara Dialog bersama 1.100 Akademisi di Istana Negara, Kamis (15/1/26). Foto : Ist

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi melalui peningkatan jumlah beasiswa bagi mahasiswa, termasuk program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

 

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan sekitar 1.000 akademisi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

 

Dalam pertemuan itu, Prabowo menerima laporan mengenai kondisi pendidikan tinggi nasional. Saat ini, tercatat sekitar 9,9 juta mahasiswa sedang menempuh pendidikan tinggi di Indonesia. Namun, jumlah penerima beasiswa dinilai masih relatif terbatas.

 

“Salah satunya KIP-K yang saat ini baru menjangkau sekitar 1,1 juta mahasiswa. Di situlah Bapak Presiden memberikan arahan, khususnya kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta kami di Mensesneg, untuk menghitung ulang dan memformulasikan kembali skema agar jumlah penerima beasiswa bisa diperbesar semaksimal mungkin,” ujar Prasetyo.

 

Selain KIP-K, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap optimalisasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ia mendorong agar alokasi beasiswa LPDP lebih difokuskan pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

 

“Beliau berharap porsi beasiswa LPDP untuk bidang STEM dapat ditingkatkan hingga di atas 80 persen. Hal ini sejalan dengan upaya mengejar ketertinggalan Indonesia dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Prasetyo.

 

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga mengajak para rektor, guru besar, dan seluruh sivitas akademika perguruan tinggi untuk terus berinovasi dalam mendukung agenda nasional.

 

“Presiden menekankan pentingnya inovasi dalam rangka mewujudkan swasembada pangan, swasembada energi, serta kemandirian teknologi. Bahkan, beliau juga menyinggung gagasan mobil nasional sebagai bagian dari arah pembangunan ke depan yang diharapkan menjadi cita-cita bersama bangsa,” pungkas Prasetyo.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit