TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Pelayanan Puskesmas Bojong "Dirujak" Netizen di Kolom Google Review

Pelayanan Sangat Buruk, Dinkes Pandeglang Mohon Maaf

Oleh: Nipal Sutiana
Editor: Ari Supriadi selected
Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:17 WIB
Puskesmas Bojong, Kabupaten Pandeglang.(Google)
Puskesmas Bojong, Kabupaten Pandeglang.(Google)

PANDEGLANG - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bojong, Kabupaten Pandeglang, mendapat ulasan atau rating di Google Review. Umumnya ulasan netizen terhadap Puskesmas Bojong itu bernada negatif. Hingga Sabtu(17/1/2026) petang, sedikitnya terdapat 10 ulasan netizen dengan nada negatif dan sebagian kecil menyampaikan nada positif. Berikut ulasan netizen yang berhasil dirangkum tangselpos.id.

 

Pertama, dari akun Ferdi Ferdiansah yang menyebut, pelayanan Puskesmas Bojong minus.

 

Pelayanan minus, kakek saya ga dapat tindakan apa apa karena katanya bpjs nya ga aktif, aedangkan kakek saya bpjs nya itu dari pemerintah (KIS) ga akan nonaktif kecuali meninggal,Sedangkan kakek saya itu g bisa buang air kecil sama sekali, Membuat nyawa kakek saya terancam, Tolong untuk pemerintah jangan diem aja,” tulis Ferdi, dalam kolom ulasan sambil memberikan rating bintang satu.

 

Ulasan negatif juga dilontarkan oleh Dede Rusmana. Ia menyatakan, terdapat petugas pelayanan di Poli Kandungan dan tidak memiliki empati. “Woy Itu nenek2 yang di poli bumil songong amat. Gaada empati ga pantes ga cocok kerja di pelayanan!!!! Orang permisi, boro2 ngeliat Orang cerita keluhan ga didenger Main ngasih2 resep obat gajelas,” tulis Dede, dua pekan lalu dengan rating bintang satu.

 

Senada disampaikan netizen lainnya, Nengsih Ayuningtias yang memberikan rating bintang satu dua bulan lalu untuk pelayanan Puskesmas Bojong.

 

sangat buruk,,, ibu saya mau bikin rujukan ke poli dalam karna gula tinggi, dibikinkan ke poli sarap, 4 kali ibu saya ke RS sampai selesai pengobatan syarap, dokter syaraf di RS ngerujuk ke poli Dalam karna gula darah ibu saya ttp tinggi, pas bikin di puskesmas ga di kasiiihhh katanya pengobatan gula di puskesmas saja, sedangkan selama ini tidak ada perubahan pengobatan di puskesmas, dan obat"nya nya itu itu saja, bagaimana gula darah ibu saya bisa turun,,, apa susahnya dibuatkan rujukan ke poli dalam, bukankan itu sudah pekerjaan mereka,” bebernya.

 

Netizen lainnya, Ratih Utari juga memberikan reviu negatif terhadap pelayanan Puskesmas Bojong.

 

Pelayanan sangattttt buruk ibu saya berobat ke dokter Cecep dan minta surat rujukan BPJS untuk berobat ke RS malah di maki-maki . Di katain sakit nya di buat-buat . Dikatain Sakitnya kebanyakan mikirin ini itu dan parahnya dia bilang " gak ada rujukan² silahkan kalau mau berobat tapi tanpa BPJS" dokter macam apa kaya gitu sekolah tinggi² tapi seperti orang tidak ber pendidikan!!!! Untuk puskesmas Bojong tolong lebih di perhatikan lagi pelayanan nya. Jangan sampe nanti kasus seperti ini viral di media sosial seperti di puskesmas² lain . Dan itu bisa mencoreng nama baik puskesmas!. Dan saya sebagai anaknya tidak terima ibu saya di perlakukan seperti itu kalau saya mau saya bisa saja menindak lanjuti hal itu karena saya bukan orang bodoh yang bisa di bodohi. Saya tegaskan sekali lagi kepada puskesmas Bojong untuk lebih memperhatikan pelayanan nya terimakasih,” tulis Ratih, setahun lalu.

 

Meski banyak yang memberikan ulasan negatif, namun masih ada beberapa netizen yang memberikan ulasan bernada positif terhadap pelayanan Puskesmas Bojong.

 

Seperti ditulis oleh Andriyani Arief. Menurutnya, pelayanan petugas Puskesmas Bojong cukup baik dan ramah.

Setelah sekian lama ibu saya gak ke puskesmas ini.. kmaren ahirnya kesana dan katanya banyak berubah. Petugasnya sekarang pada baik..ramah2.. membantu.. dan mengarahkan ibu saya yg sudah sepuh.. padahal pake bpjs tapi dilayani dengan baik.. terimakasih dan pertahankan..,” tulis Andriyani, dua tahun lalu sembari memberikan bintang lima.

 

Sementara, akun Instagram dinkes.pandeglang dalam kolom komentar di unggahan Info Pandeglang, menyampaikan permohonan maaf jika terjadi komunikasi petugas yang dirasa kurang berkenan.

 

Kami memohon maaf apabila komunikasi petugas kami dirasa kurang berkenan. Hal ini akan kami tindak lanjuti sebagai bahan pembinaan dan evaluasi agar pelayanan di Puskesmas Bojong dan puskesmas di kabupaten pandeglang semakin baik dan ramah ke depannya. Terima kasih telah mengingatkan kami untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik,” tulis akun dinkes.pandeglang.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit