Langkah Pramono Bongkar Tiang Monorel Mangkrak Dinilai Tepat dan Realistis
JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membongkar 109 tiang monorel yang mangkrak selama 21 tahun di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026). Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini dinilai tepat dan realistis, mengingat jalur tersebut kini telah dilayani moda LRT serta keberadaan tiang dinilai merusak estetika kota.
Pembongkaran yang dimulai di kawasan Halte LRT Setiabudi turut dihadiri mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Ia mengaku lega dengan adanya kepastian atas proyek yang terbengkalai sejak masa kepemimpinannya.
“Hanya ada dua pilihan, dilanjutkan atau dibongkar. Kepastian yang diberikan Pak Pramono adalah keputusan yang tepat,” ujar Sutiyoso.
Ia menjelaskan, proyek monorel dicanangkan pada 2004 sebagai bagian dari sistem transportasi terintegrasi Jakarta, namun terhenti setelah masa jabatannya berakhir dan akhirnya digantikan LRT pada 2014.
Pramono menegaskan, pembongkaran dilakukan tanpa menyalahkan pihak mana pun dan telah dikoordinasikan dengan Kejaksaan Tinggi DKI serta KPK untuk menghindari persoalan hukum.
Setelah pembongkaran rampung, Pemprov DKI akan menata ulang kawasan Jalan HR Rasuna Said, termasuk pedestrian, taman, penerangan, dan drainase, dengan anggaran Rp102 miliar.
TangselCity | 18 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 18 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu


