TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Tinju Dunia: Usyk Pasang Syarat Ketat untuk Trilogi Lawan Fury

Reporter: Farhan
Editor: AY selected
Senin, 26 Januari 2026 | 06:49 WIB
Petinju klas berat Tyson Fury. Foto : Ist
Petinju klas berat Tyson Fury. Foto : Ist

UKRAINA – Peluang terwujudnya laga trilogi antara Oleksandr Usyk dan Tyson Fury masih terbuka. Namun, duel ketiga itu hanya akan terjadi dengan satu syarat utama.

 

Juara dunia kelas berat WBA, WBC, dan IBF tersebut menegaskan bahwa pertarungan ketiga melawan Fury harus kembali memperebutkan status juara dunia kelas berat tak terbantahkan (undisputed).

 

“Kenapa tidak. Namun hanya jika pertarungan itu kembali memperebutkan status juara tak terbantahkan,” ujar Usyk mengenai kemungkinan duel ulang melawan Fury, seperti dikutip dari ESPN.

Usyk mencetak sejarah dengan menjadi petinju pertama yang menaklukkan Fury dalam karier profesionalnya. Sepanjang 2024, petinju asal Ukraina itu dua kali mengalahkan “The Gypsy King” dalam duel beruntun yang menyita perhatian dunia tinju.

 

Pertemuan pertama pada Mei 2024 berlangsung dramatis. Usyk menang melalui keputusan terbelah setelah menjatuhkan Fury dengan knockdown pada ronde kesembilan. Tujuh bulan kemudian, dominasi Usyk kembali terlihat saat ia memenangi laga ulang lewat keputusan mutlak.

 

Dua kekalahan tersebut sempat mendorong Fury mengumumkan pensiun dari dunia tinju. Namun, keputusan itu tak bertahan lama. Petinju asal Inggris tersebut kemudian mencabut pernyataannya dan menyatakan hasrat untuk membalas kekalahan dari Usyk.

 

Meski membuka pintu trilogi, Usyk tidak menutup kemungkinan menjalani pertarungan besar lainnya. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menghadapi Deontay Wilder, rival lama Fury, dalam laga bernilai komersial tinggi.

 

Di usia 38 tahun, Usyk masih menjaga rekor sempurna dengan 24 kemenangan dari 24 pertarungan, 15 di antaranya diraih melalui knockout.

 

Namun, status juara dunia kelas berat tak terbantahkan kini tak lagi melekat padanya. Usyk memilih mengosongkan sabuk World Boxing Organization (WBO) setelah mendapat perintah untuk mempertahankan gelar melawan juara interim, Fabio Wardley.

 

Keputusan tersebut membuat syarat yang diajukan Usyk untuk trilogi melawan Fury semakin rumit, sekaligus menambah dinamika dalam peta persaingan kelas berat dunia.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit