TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Purbaya Dorong Ekonomi Tembus 6 Persen

Reporter & Editor : AY
Minggu, 01 Februari 2026 | 09:33 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Foto ; Ist
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Foto ; Ist

JAKARTA – Pemerintah menyiapkan berbagai langkah untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional agar keluar dari tren 5 persen dan menuju level 6 persen pada 2026.

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, sinyal percepatan sudah terlihat sejak akhir 2025. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 dan kuartal I-2026 diperkirakan bisa mencapai 5,5 persen.

 

“Saya akan dorong terus ekonomi ini ke arah 6 persen dengan berbagai cara,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

 

Menurutnya, struktur ekonomi Indonesia yang ditopang sekitar 90 persen permintaan domestik membuat ketergantungan pada faktor global relatif kecil. Kondisi dalam negeri juga dinilai kondusif, dengan inflasi rendah di kisaran 2,9 persen dan inflasi inti 2,3 persen, sehingga risiko overheating masih terkendali.

 

“Artinya, ekonomi bisa didorong lebih cepat tanpa khawatir pengetatan dari bank sentral,” jelasnya.

 

Pemerintah mengandalkan strategi debottlenecking untuk mengatasi hambatan investasi, termasuk percepatan perizinan, perbaikan logistik, dan kepastian usaha. Langkah ini diperkuat dengan optimalisasi penerimaan negara dan pengendalian defisit anggaran.

 

IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,0 persen pada 2025 dan 5,1 persen pada 2026. Pemerintah menilai masih ada ruang untuk melampaui proyeksi tersebut, seiring target pertumbuhan dalam asumsi makro APBN 2026 di kisaran 5,4 persen.

 

Ekonom CELIOS Nailul Huda menilai peningkatan produktivitas menjadi kunci keluar dari jebakan pertumbuhan 5 persen. Hal itu perlu didukung perbaikan kualitas SDM melalui pendidikan, kesehatan, serta penguatan riset dan inovasi.

 

Senada, Direktur INDEF Eko Listiyanto menekankan pentingnya peningkatan daya saing tenaga kerja, penguatan regulasi pekerja platform, pengembalian peran desentralisasi fiskal, serta insentif bagi kelas menengah agar pertumbuhan lebih inklusif dan berkelanjutan

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit