TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Operasi Keselamatan Jaya 2026 Digelar 14 Hari

Mobilitas Masyarakat Meningkat Jelang Ramadan

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Selasa, 03 Februari 2026 | 07:45 WIB
Polres Tangsel gelar apel untuk pengamanan jelang Ramadan. Apel itu dilaksanakan di Markas Polres Tangsel, Senin (2/2).
Polres Tangsel gelar apel untuk pengamanan jelang Ramadan. Apel itu dilaksanakan di Markas Polres Tangsel, Senin (2/2).

SERPONG-Jelang bulan suci Ramadan, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2026. Operasi ini secara resmi dimulai dengan apel gelar pasukan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tangsel, Serpong, Senin (2/2).

 Mobilitas masyarakat diprediksi mengalami peningkatan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas serta meningkatnya risiko pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

 

Apel gelar pasukan dipimpin Wakapolres Tangsel, Kompol Muchammad Triyandi Permana, yang bertindak sebagai inspektur apel. Kegiatan tersebut diikuti personel gabungan dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres Tangsel.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Tangsel membacakan amanat Kapolda Metro Jaya. Ia menyampaikan, bahwa Operasi Keselamatan Jaya 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026.

 

“Tujuan operasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas serta menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban,” ujarnya. 

 

 Ia menegaskan, bahwa operasi ini tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan pengguna jalan. Sebaliknya, kegiatan ini bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas demi menciptakan keselamatan dan keamanan bersama di jalan raya.

 

 Wakapolres menjelaskan, bahwa pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2026 mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, yang dilaksanakan melalui edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat secara masif.

 

Selain itu, penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional dan proporsional. Polres Tangerang Selatan akan memaksimalkan penggunaan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile.

 

Tidak hanya itu, teknologi drone patrol presisi juga akan digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas dan mendeteksi potensi pelanggaran di sejumlah titik rawan kecelakaan dan kemacetan.

 

Penindakan secara manual tetap dilakukan, namun bersifat selektif dan humanis, dengan mengedepankan aspek edukasi kepada para pengguna jalan.

 

 Sementara, Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Danny Trisespianto usai apel gelar pasukan, mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa tertib dan disiplin dalam berlalu lintas.

 

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas, tidak melawan arus, melengkapi surat-surat kendaraan, serta menggunakan helm bagi pengendara roda dua,” kata AKP Danny.

 

 Ia juga mengingatkan pengendara agar tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan saat berkendara, seperti merokok di atas kendaraan, karena dapat mengganggu konsentrasi dan membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

 

Dengan digelarnya Operasi Keselamatan Jaya 2026 ini, Polres Tangsel berharap tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit